Market Update

Homeco Living Bidik Penjualan Rp90 Miliar di IHLS EXPO 2025

Jakarta – PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE) atau Homeco Living pada hari ini (1/10) kembali menggelar IHLS EXPO 2025 yang menghadirkan pameran rumah tangga dan gaya hidup dengan sasaran utamanya adalah pasar  business to business (B2B).

Direktur Utama Homeco Living, Ellies Kiswoto, mengatakan IHLS EXPO yang digelar selama empat hari hingga 4 Oktober 2025 mendatang dapat menggaet hingga 8.000 pengunjung, dengan rata-rata perharinya di kisaran 1.500-2.500 pengunjung. Dari jumlah pengunjung tersebut, LIVE membidik transaksi penjualan mencapai Rp90 miliar.

“Target revenue kita adalah sekitar Rp90 miliar untuk event ini dalam waktu empat hari,” ucap Ellies dalam Konferensi Pers di Jakarta, 1 Oktober 2025.

Baca juga: Indo Livestock 2025 Usung Inovasi Teknologi Peternakan, Kementan-Napindo Teken LoI

Lebih lanjut, ia menjelaskan target penjualan Rp90 miliar tersebut naik sekitar 20 persen dari perhelatan IHLS EXPO pada tahun lalu yang mencapai Rp75 miliar.

“Untuk target omzet setahun lalu itu kita masih optimis akan capai, karena kemarin per 20 Juni memang kenaikan omzet itu di year to year sampai Januari-Juni dibanding tahun lalu kita ada kenaikan sekitar 20 persen,” imbuhnya.

Pendapatan LIVE Semester I 2025

Selama semester I 2025, pendapatan keseluruhan yang diraih LIVE mencapai Rp155,6 miliar. Angka ini tumbuh sekira 23,78 persen dari periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp125,65 miliar.

Meski pendapatan tumbuh, raihan laba bersih LIVE justru ambles 50,30 persen dari Rp19,78 miliar pada Juni 2024 menjadi Rp9,83 miliar di Juni 2025.

Baca juga: Diastika Biotekindo Bidik Pendapatan Rp220 Miliar di 2025, Begini Strateginya

Ellies menjelaskan, penurunan laba di saat pendapatan naik salah satunya disebabkan oleh LIVE yang gencar melakukan marketing cost.

“Tetapi memang ada penurunan di laba bersih, itu dikarenakan awal tahun itu kita sangat gencar untuk marketing cost kita. Jadi kita dulu mungkin marginnya lebih besar, karena daya beli masyarakatnya lebih rendah, kita turunkan margin kita supaya tetap barang itu bisa muter ya,” ujar Ellies.

Oleh karena itu, kata Ellies, melalui ajang IHLS perseroan akan melakukan perluasan distribusi melalui lebih dari 40.000 titik penjualan di seluruh Indonesia, mencakup saluran modern, tradisional, dan digital, didukung oleh lebih dari 700 mitra distribusi.

“Fokus kami bukan hanya pada kinerja jangka pendek, tetapi juga pada strategi jangka panjang yang akan memperkuat posisi LIVE di industri rumah tangga nasional,” tutupnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

5 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

7 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

7 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

8 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

8 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

8 hours ago