Jakarta – Sebagai momentum penuh perayaan, bulan Ramadan sangat identik dengan berbagai macam pengeluaran yang sering tidak dijumpai di hari-hari biasa. Salah satu fenomena klasik yang kerap ditemui adalah pengeluaran yang membengkak dan bahkan kehabisan dana di penghujung Ramadan.
Melihat hal itu perusahaan internasional penyedia jasa pembiayaan multiguna dari Republik Ceko, Home Credit Indonesia, menggelar diskusi interaktif bertajuk ”Cerdas Kelola Keuangan di bulan Ramadan Ayo #DoITCERDAS”
Public Relations & Communications PT Home Credit Indonesia, Andina Rosfieta mengatakan ini merupakan salah satu wujud komitmen Home Credit dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia.
“Memanfaatkan momentum bulan Ramadan, kami terus berupaya untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya membuat perencanaan keuangan yang lebih baik. Karena tanpa disadari, banyak dari kita mengalami pengeluaran yang melonjak 2 hingga 3 kali lipat saat bulan Ramadan,” kata Andina di Jakarta, Senin, 12 Juni 2017.
Acara ini sendiri dihadiri dua orang pakar keuangan yaitu Farah Dini, Pakar Konsultan Keuangan dan Penulis Buku: Finchickup dan Ike Dahlia Cambey, Mompreneur, pendiri komunitas @lDMompreneur dan Brownies Company.
Kedua narsum itu mengumpas tuntas tips-tips menjaga keuangan dan bagaimana menggali potensi bisnis di bulan suci ramadan.
Kampanye nasional literasi keuangan yang digagas ini mendapat dukungan penuh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Kampanye Nasional Literasi Keuangan telah dikukuhkan pada bulan Mei 2017 Ialu dan akan terus dijalankan di kota-kota besar dimana Home Credit beroperasi termasuk di luar Pulau Jawa, seperti Kalimantan, Sulawesi, Sumatera hingga akhir 2018 nanti. (*)
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More