Keuangan

Home Credit Catat Penyaluran Pembiayaan Rp5,1 Triliun di Semester I 2024, Ini Penopangnya

Jakarta – PT Home Credit Indonesia (Home Credit) mencatatkan penyaluran pembiayaan sebesar Rp5,1 triliun pada semester I/2024, naik 19,7 persen dibandingkan dengan Rp4,3 triliun pada semester I/2023. 

Kinerja pembiayaan tersebut ditopang dari berbagai layanan Home Credit seperti pembiayaan barang, pembiayaan tunai, proteksi, dan paylater. 

Dalam keterangan resminya, kinerja Home Credit terus diperkuat dengan kemitraan yang semakin luas dengan sejumlah riteler dan brand ternama. 

Selain dari layanan pembiayaan untuk smartphone, laptop, atau barang elektronik rumah tangga, Home Credit mulai merambah kemitraan baru dengan berbagai brand gaya hidup.

Di antaranya adalah Dekoruma untuk furnitur, serta Urban Republic untuk smartwatch, drone, serta konsol permainan video. Pelanggan dapat menikmati promo bunga 0 persen untuk berbagai jenis barang di toko-toko mitra yang bekerjasama dengan Home Credit tersebut. 

Baca juga : Naik 11 Persen, Home Credit Bukukan Pembiayaan Rp9,3 Triliun Sepanjang 2023

“Kami terus berkembang dengan menghadirkan layanan pembiayaan yang terjangkau dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” kata Chief Customer Management Officer Home Credit Cahyadi Poernomo, dikutip Selasa, 27 Agustus 2024.

Ia mengatakan, dengan layanan yang tersedia di 22.000 toko di lebih dari 200 area di Indonesia, serta dukungan lebih dari 6.000 Sales Agents (SA) di toko-toko mitra tersebut dengan proses pengecekan limit yang hanya membutuhkan waktu selama 1 menit dan dokumen Kartu Tanda Penduduk (KTP), layanan cicilan barang Home Credit menjadi mudah untuk diakses oleh masyarakat.

Menurutnya, kemudahan proses pengajuan pembiayaan Home Credit tersebut ditunjang dengan adanya aplikasi My Home Credit yang telah diunduh di Google Play Store oleh lebih dari 19,6 juta pengguna terdaftar per 30 Juni 2024. 

Baca juga : Home Credit Dapat Suntikan Dana dari MUFG Bank, Segini Nilainya

Masyarakat dapat memulai proses pengajuan pembiayaan dengan mengunduh aplikasi My Home Credit serta melakukan pendaftaran dan cek limit, lalu datang ke toko-toko terdekat untuk melakukan transaksi.  

“Para pelanggan terpilih yang memiliki rekam jejak yang baik dapat menggunakan layanan pembiayaan tunai Home Credit antara lain Kredit Multi Guna dan FlexiCash dimana kedua layanan tersebut dapat dimanfaatkan oleh para pelanggan untuk berbagai keperluan konsumtif atau produktif,” bebernya.

Selain pembiayaan tunai, layanan Home Credit lainnya adalah Home Credit BayarNanti, layanan paylater yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, membeli pulsa hingga membayar listrik.

Cahyadi mengatakan, salah satu keunggulan Home Credit BayarNanti adalah pelanggan dapat membeli pulsa murah untuk semua penyedia layanan seluler dari mana saja dan kapan saja, termasuk di saat genting seperti saat sedang tidak memegang uang tunai. 

 Di samping itu, Home Credit juga bekerja sama dengan sejumlah perusahaan asuransi untuk menghadirkan layanan proteksi yang menjamin berbagai risiko yang tidak diharapkan, mulai dari risiko kesehatan hingga risiko bencana alam. 

Belum lama ini, Home Credit hadir membantu para pelanggannya yang terdampak banjir di Gorontalo, yang memiliki asuransi isi rumah, SANTAI, yang merupakan produk kerjasama dengan PT Asuransi MSIG Indonesia. 

Selain asuransi umum, Home Credit juga bekerjasama dengan perusahaan asuransi jiwa untuk menghadirkan layanan proteksi AMAN (Angsuran Nyaman Tanpa Beban) yang merupakan produk proteksi yang memberikan perlindungan atas pembayaran cicilan pembiayaan dari risiko tidak terduga.  

“Home Credit akan terus hadir untuk memberikan yang terbaik kepada para pelanggan dan mewujudkan beragam kebutuhan mereka serta memberikan kesempatan untuk mencapai impian-impian yang telah mereka rencanakan. Berbagai layanan terbaik kami hadirkan untuk dapat mewujudkan visi dan misi kami menjadi mitra keuangan pilihan masyarakat Indonesia dengan menciptakan berbagai kesempatan dalam hidup mereka,” pungkasnya. (*)

Editor : Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

3 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

3 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

5 hours ago

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

15 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

15 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

18 hours ago