Ekonomi dan Bisnis

Holding Danareksa dan Telkom, Angkat Ario Tejo Jadi Dirut Jalin

Jakarta – Pemegang saham PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin), PT Danareksa (Persero) dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. telah menetapkan Ario Tejo Bayu Aji sebagai Direktur Utama Perseroan.

Selain Ario Tejo, Pemegang Saham juga mengangkat Argabudhy Sasrawiguna sebagai Direktur untuk mendampingi Ario Tejo memimpin dan mewujudkan visi Perusahaan ‘The National Digital Highway’ dalam menghubungkan masyarakat dengan ekosistem finansial dan non-finansial di Indonesia.

Pengangkatan ini tertuang melalui Keputusan Pemegang Saham Di Luar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Sirkuler tanggal 08 Februari 2023 tentang Pengangkatan Direksi PT Jalin Pembayaran Nusantara.

Komisaris Jalin, M. Teguh Wirahadikusumah menyambut baik pengangkatan direksi baru ini. Ia berharap dengan adanya direksi baru ini akan mendorong perusahaan untuk lebih maju dan berkembang.

“Mewakili Dewan Komisaris, saya ucapkan selamat karena telah diangkat menjadi Direksi Jalin yang baru. Semoga dengan adanya kehadiran beliau-beliau di jajaran Direksi Jalin, dapat semakin memajukan Perusahaan, terus bertumbuh, dan bersinergi dengan Himbara dalam mencapai target-target Perusahaan ke depan, khususnya di tahun 2023,” ujarnya dikutip 10 Februari 2023.

Sebagai informasi, Ario Tejo Bayu Aji sebelumnya merupakan Chief Operation Officer (COO) PT Mitra Transaksi Indonesia selama 2019 hingga 2022 dan pernah menjabat sebagai VP Digital Channel PT Bank Mandiri (Persero) Tbk di tahun 2018. 

Sementara itu, Argabudhy Sasrawiguna menjabat sebelumnya sebagai Direktur Operasional PT BRIngin Gigantara periode 2019-2021, serta Kepala Divisi Operasional Teknologi Informasi PT Bank Rakyat Indnesesia (Persero) Tbk selama periode 2017-2018. Adapun sejak Oktober 2022 hingga Februari 2023, Aries Barkah, Direktur Jalin bertugas sebagai Pgs Direktur Utama untuk menjaga kelancaran operasional Perseroan sampai dengan Ario Tejo Bayu Aji ditunjuk sebagai Direktur Utama Jalin.

Dengan demikian berikut susunan Direksi PT Jalin Pembayaran Nusantara

  1. Direktur Utama: Ario Tejo Bayu Aji
  2. Direktur: Argabudhy Sasrawiguna
  3. Direktur: Aries Barkah
  4. Direktur: Fajar Adimarta

Ario Tejo menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemegang Saham untuk mempimpin Jalin dan akan bergegas untuk menyusun model bisnis yang lebih baik serta membuat mempercepat & meningkatkan kualitas delivery proyek IT dan operasional yang mampu menjawab tantangan bisnis Jalin ke depan.

“Saya menyadari bahwa kerjasama dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan sangat penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan industri digital di Indonesia, khususnya bagi para pelaku industri pembayaran. Saya ingin memperkuat posisi Jalin sebagai Payment Infrastructure Provider & Payment Switching Services terdepan di Indonesia, sekaligus kami memastikan akan senantiasa terus berkolaborasi dan memberikan service excellence yang handal kepada seluruh member Jalin,” ucap Ario. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

18 mins ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

1 hour ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

2 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

3 hours ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

3 hours ago