Ekonomi dan Bisnis

Holding BUMN Infrastruktur Masih dalam Proses Inbreng Saham

Jakarta — PT Hutama Karya (HK) dipersiapkan oleh Kementerian BUMN untuk menjadi induk holding infrastruktur. Hal ini dikarenakan kepemilikan saham 100 persen yang dipegang oleh pemerintah.

Namun hingga saat ini pembentukan holding tersebut masih dalam tahap proses di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Direktur Utama HK Bintang Perbowo mengungkapkan bahwa pihaknya dengan pihak BUMN Infrastruktur lainnya telah melakukan koordinasi terkait Holding Infrastruktur tersebut.

Baca juga: Komisi XI Minta Kejelasan Rencana Holding BUMN

“Kita tinggal nunggu bagaimana inbreng penyertaan modalnya,” ujarnya di Jakarta, Selasa 19 Februari 2019.

Dirinya mengatakan bahwa koordinasi tersebut membahas mengenai pemindahan status persero, dan semua telah menyetujuinya. Ditambahnya bahwa semua pihak BUMN Infrastruktur hanya menunggu pengalihan saham.

Seperti yang diketahui, Holding Infratruktur ini terdiri dari beberapa BUMN yang masuk dalam anggota infrastruktur yait PT Hutama Karya (HK) sebagai induk holding dan anggotanya yaitu PT Waskita Karya, PT Jasa Marga, PT Adhi Karya, PT Yodya Karya, dan PT Indra Karya. (*)

Suheriadi

Recent Posts

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

11 mins ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

4 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

7 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

13 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

13 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

14 hours ago