HOKI Sepakat Bagikan Dividen Rp9,67 Miliar

Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI), produsen beras ini menyetujui untuk membagikan dividen sebesar Rp9,67 miliar. Jumlah dividen ini setara dengan Rp1 per lembar saham.

Adapun struktur kepemilikan saham dari HOKI didominasi oleh PT Buyung Investama Gemilang sebesar 59,95 persen, dan pemegang saham publik sebesar 28,19 persen.

Kemudian, sebesar 5,57 persen dimiliki Sukarto Bujung, 5,07 persen dimiliki Tekardjo Angkasa, 0,65 persen dimiliki Sukarta selaku Komisaris HOKI, 0,32 persen dimiliki Sukaking Bujung selaku Presiden Direktur HOKI, dan 0,25 persen dimiliki Elly Tjandra selaku Komisaris HOKI.

Baca juga: Citra Development Sepakat Akan Tebar Dividen Tunai Rp389 Miliar

“Jadi konsisten sampai hari ini HOKI memberikan dividen sebesar Rp1 per lembar saham, total dividen sebesar Rp9,7 miliar karena semua pemegang saham yang ada di Perseroan hampir 9,7 miliar saham,” kata Direktur HOKI, Budiman Susilo dalam Pubex, Selasa 25 Juni 2024.

Adapun, cum date dividen jatuh pada 5 Juli 2024 dengan pembayaran dividen akan dilaksanakan pada 26 Juli 2024.

“Sejak IPO atau penawaran perdana saham kepada publik, HOKI telah secara konsisten membagikan dividen. Ini merupakan wujud apresiasi dan komitmen kuat kami kepada para investor,” ujar Budiman Susilo.

Baca juga: Bank Bumi Arta Kembali Absen Bagi Dividen, Ini Alasannya

Sebagai informasi, pada kuartal I 2024, HOKI membukukan penjualan Rp500,1 miliar. Angka tersebut meningkat 15,6 persen yoy dibandingkan dengan pencapaian di kuartal I 2023 yang Rp432,6 miliar.

Sementara itu, HOKI mencatatkan laba bersih sebesar Rp15,2 miliar, dibandingkan Rp479,4 juta pada tahun sebelumnya di periode yang sama. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

51 mins ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

59 mins ago

Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo

Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More

1 hour ago

APPI Beberkan Dampak Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only

Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More

1 hour ago

Bank Mandiri Targetkan Kredit 2026 Tetap di Atas Rata-Rata Industri

Poin Penting Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit 2026 di atas rata-rata industri, sejalan dengan proyeksi… Read More

2 hours ago

CEO Infobank: Jual Beli Kendaraan STNK Only Ilegal dan Berisiko Pidana

Info Penting Jual beli kendaraan STNK only dinyatakan ilegal, karena BPKB adalah satu-satunya bukti kepemilikan… Read More

2 hours ago