Pasar Saham; Jual-beli saham. (Foto: Budi Urtadi)
Jakarta–PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) menyatakan telah mengantongi izin dari para pemegang sahamnya untuk melaksanakan aksi korporasi pemecahan nilai nominal saham (stock split) 1:25.
Artinya para pemegang saham akan mendapatkan 25 lembar saham untuk setiap satu saham yang mereka miliki.
Presiden Direktur Sampoerna, Paul Janelle mengatakan, bahwa pemecahan nilai nominal saham ini akan meningkatkan jumlah saham perseroan yang beredar dari 4.652,7 juta lembar menjadi sekitar 116.318,1 juta lembar saham. Saham perseroan berada pada nilai Rp92.500 per lembar pada penutupan perdagangan pada tanggal 26 April 2016.
“Kami yakin bahwa pemecahan nilai nominal saham ini akan membuat harga saham kami lebih terjangkau sehingga menarik minat investor ritel lebih banyak lagi. Strategi kami ini sangat sejalan dengan program Bursa Efek Indonesia untuk meningkatkan jumlah investor, pedagang saham aktif, serta nilai transaksi saham di pasar modal Indonesia,” katanya, di Jakarta, Rabu, 27 April 2016.
Pada rapat pemegang saham tersebut, perseroan juga melaporkan pendapatan bersih Rp21,9 triliun pada kuartal pertama tahun 2016, atau tumbuh 1,7% dibandingkan kuartal pertama tahun 2015, yaitu Rp21,6 triliun. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Jakarta - Pemberlakuan tarif impor baru Amerika Serikat (AS) berpotensi memberikan tekanan besar terhadap pasar… Read More
Washington - Menteri Keuangan Amerika Serikat (Menkeu AS), Scott Bessent menyarankan negara-negara yang terdampak tarif… Read More
Jakarta - Guru Besar Bidang Ekonomi Institut Pertanian Bogor (IPB), Didin S. Damanhuri membeberkan sejumlah… Read More
Jakarta – Presiden Donald Trump mengumumkan tarif resiprokal hingga 54 persen terhadap lebih dari 60 negara mitra… Read More
Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan tarif kebijakan impor baru 10 persen… Read More
Jakarta – Genderang “perang dagang” dimulai. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif… Read More