Ekonomi dan Bisnis

HK Sudah Rampungkan 385 Km Trans Sumatera

Medan – Pembangunan jalan tol Trans Sumatera (JTTS) yang dimulai 2014 ditargetkan rampung pada 2024. Untuk melaksanakan pengerjaannya, pemerintah telah mengamanatkannya kepada BUMN, Hutama Karya (HK).

Bintang Perbowo, Direktur Utama HK menjelaskan, panjang JTTS yang akan membentang dari Lampung hingga Aceh sepanjang 2.765 kilometer membutuhkan pendanaan sekitar Rp475 triliun. Dan JTTS akan terbagi dalam 24 ruas jalan tol.

“Pemerintah mereformasi program pembangunan, tidak lagi berfokus di Jawa, tapi juga pulau-pulau lain termasuk Sumatera. Dari 2014, pada 2024 JTTS akan tersambung. Ini pondasi yang kuat bagi Indonesia untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan,” kata Bintang, dalam diskusi Kupas Tuntas Tol Trans Sumatera di Medan, Sumatera Utara, Rabu, 6 Maret 2019.

Pembiayaan pembangunan JTTS sebagian berasal dari negara. Bintang bilang, tahun ini HK mendapat penanaman modal negara (PMN) Rp10,5 triliun yang digunakan untuk membiayai pembangunan JTTS. Sumber dana lainnya berasal dari pinjaman perbankan. Tahun ini HK mendapat pinjaman dari perbankan Rp33 triliun.

Pendanaan untuk pembangunan JTTS memang menjadi salah satu tantangan HK. Pasalnya, JTTS dinilai tidak layak secara finansial tetapi layak secara ekonomi. “Dalam hal seperti ini, pembiayaan dari negara itu dominan. Di JTTS, sumber pendanaan dari negara porsinya 60%. Tapi tidak seluruhnya dari APBN, ada juga yang bersifat creative financing. Jadi pemerintah sangat serius dengan JTTS ini,” tukas Bintang.

Sementara, dari sisi progres pembangunan, Bintang menuturkan, hingga hari ini JTTS sudah selesai 385 kilometer. Dia optimis, keseluruhan JTTS bisa rampung tepat waktu pada 2024.

“Insya Allah bisa capai target. Tanggal 8 Maret lusa, Presiden Joko Widodo akan meresmikan ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, itu panjangnya 140 kilometer,” tutup Bintang. (Ari Nugroho)

Risca Vilana

Recent Posts

Trump Deklarasi Perang Besar di Iran, Ini Potensi Dampaknya ke Ekonomi RI

Poin Penting Konflik AS-Iran memicu lonjakan harga minyak dunia dari sekitar USD73 hingga berpotensi USD120-140… Read More

7 hours ago

SMF Sebut Pendanaan Rumah Subsidi Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Poin Penting SMF memastikan pendanaan rumah subsidi dan FLPP tetap terjaga dan berkelanjutan meski ekonomi… Read More

7 hours ago

Istana Bantah Anggaran Pendidikan Dipangkas karena Program MBG

Poin Penting Istana memastikan anggaran pendidikan tidak dipangkas meski program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijalankan.… Read More

7 hours ago

Kabar Baik untuk Guru Honorer, Insentif Naik dan Tunjangan Non-ASN Tembus Rp2 Juta

Poin Penting Insentif guru honorer naik menjadi Rp400.000, pertama kali meningkat sejak program berjalan sejak… Read More

7 hours ago

Industri BPD Didorong Adopsi Agentic AI untuk Akselerasi Transformasi Digital

Poin Penting Industri BPD didorong mengadopsi agentic AI untuk meningkatkan efisiensi, keamanan siber, kepatuhan, dan… Read More

8 hours ago

PLN Beri Diskon 50 Persen Tambah Daya Lewat PLN Mobile Selama Ramadan 2026

Poin Penting PLN beri diskon 50% tambah daya listrik via PLN Mobile selama 25 Februari–10… Read More

9 hours ago