Pasar Saham; IHSG ditutup naik. (Foto: Budi Urtadi)
Jakarta – Anak usaha PT Hutama Karya (Persero) yakni PT HK Realtindo (HKR) melanjutkan skema medium term notes (MTN) bersama Mandiri Sekuritas sebagai arrangernya dengan melakukan penerbitan Sukuk Mudharabah sebesar Rp150 Miliar.
Direktur Keuangan dan SDM PT HK Realtindo Taufik Hendra Kusuma mengatakan, sesi penerbitan MTN berbasis syariah ini juga menggandeng PT PNM Investment Management (PNM IM) sebagai investor. Hal ini sejalan dengan langkah perseroan untuk melakukan diferensiasi instrument hutang.
“Penerbitan SUKUK Mudharabah ini merupakan langkah HKR untuk melakukan diferensiasi instrument hutang sekaligus mendekatkan kami dengan pasar Syariah,” ujar Taufik dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 28 Desember 2015.
Sebagai upaya untuk menjadi perusahan properti yang terkemuka, PT HK Realtindo juga menggenjot bisnis diversifikasi properti di penghujung tahun ini. Sebelumnya perseroan bekerjasama dengan Perum Perindo (Perikanan Indonesia) melakukan Sosialisasi Proyek Ecotourism Perudangan sekaligus menjadi proyek perdana program CSR.
Selain itu pada tahun depan, PT HK Realtindo juga berencana masuk industri hospitality lebih dalam dan profesional. Aksi korporasi ini ditujukan untuk meningkatkan pendapatan berulang perusahaan lewat beberapa bisnis pendukung dan diversifikasi properti.
“Selain proyek Ecotourism Perudangan, tahun depan kami akan terus mengembangkan HAKA Hotel di beberapa kota. Kami menyambut tahun 2016 dengan optimis, sesuai dengan jargon kami tahun depan,” tutup Taufik. (*) Rezkiana Nisaputra
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More
Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More
Poin Penting BCA Digital raih laba Rp213,4 miliar, ditopang DPK Rp14,3 triliun (+22%) dan kredit… Read More
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More