HK Metals Siap IPO di Harga Rp190-230 Per Saham
Jakarta – PT HK Metals Utama Tbk berencana melakukan penawaran umum perdana saham (IPO), dengan melepas sebanyak-banyaknya 1,47 miliar saham atau 40 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan dengan kisaran harga Rp190-Rp230.
“Harga penawaran awal sekitar Rp190-Rp230 per saham dengan periode book-building pada 19-26 September 2018,” kata Head of Capital Market- Investment Banking PT Trimegah Sekuritas Indonesia, Nurleni Febriana di Jakarta, Kamis, 20 September 2018.
Dia menyebutkan, seluruh dana hasil IPO akan dimanfaatkan oleh HK Metals Utama sebagai penyertaan modal pada entitas anak sebesar Rp90 miliar. “Diharapkan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia pada 9 Oktober 2018,” ucapnya.
Baca juga: Hingga Juli 2018, 16 Perusahaan Telah Antri Untuk IPO
Di tempat yang sama, Direktur Utama HK Metals Utama, Ngasidjo Achmad, sebesar Rp90 miliar dana IPO untuk penyertaan modal entitas anak dan sisanya untuk memenuhi kebutuhan modal HK Metals dan entitas anak.
“Kami memiliki enam anak perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur dan distribusi produk selain coil galvalume bahan baku baja ringan,” ujar Ngasidjo.
Ngasidjo menyebutkan, sepanjang 2017, HK Metals mampu mencatatkan pertumbuhan pendapatan usaha sebesar 26,81 persen menjadi Rp497,5 miliar. Dia mengatakan, saat ini perseroan mengekspor aluminium execution ke Belanda, selanjutnya akan dilebarkan ke Amerika Serikat, Kanada dan Australia. (*)
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More