Jakarta – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menilai, ditengah pandemi covid-19 mentalitas pekerja menjadi poin penting dalam menjalani pekerjaannya. Terlebih, banyak generasi milenial yang baru pertama bekerja maupun baru lulus pendidikan merasakan dunia kerja dengan kebiasaan baru (new normal.
Ketua Bidang Ketenagakerjaan, Vokasi dan Kesehatan Badan Pengurus Pusar Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Sari Pramono menilai, ditengah lapangan kerja yang terbatas generasi milenial masih sering mudah bosan dan ingin cepat berpindah perusahaan.
“Kalau kita lihat sekarang adalah yang menjadi tolok ukur itu bukan hanya kapasitasnya dia ya. Bukan keterampilannya dia tapi bagaimana mental dia. Mentalitas dia ini penting sekali,” kata Sari dalam diskusi Satgas Covid-19 di Jakarta, Selasa 30 Maret 2021.
Dirinya menambahkan, pekerja milenial saat ini berbeda dengan pekerja zaman dulu yang cenderung loyal terhadap pekerjaan yang monoton. Terlebih saat ini banyak pekerjaan yang dilakukan secara digital.
Oleh karena itu dirinya mengimbau pada para pekerja milenial untuk meningkatkan kekuatan mentalitasnya disamping meningkatkan keterampilan ataupun skill bekerja.
“Karena dalam masa pandemi ini terus terang yang paling dihajar baik dari SDM maupun perusahaan adalah mentalitas,” ucap Sari. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Volume trading tokenisasi aset di platform PINTU meningkat 45% secara bulanan pada Februari… Read More
Poin Penting Pemerintah akan melakukan efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga untuk mencegah defisit APBN melampaui batas 3… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyindir kritik yang menyebut ekonomi Indonesia hancur dan… Read More
Poin Penting Askrindo berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026 untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan… Read More
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More
Poin Penting Mastercard dan CLIK Credit Bureau Indonesia menjalin kerja sama untuk memperkuat ekspansi kredit… Read More