Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan angka perhimpunan premi industri asuransi yang masih terkontraksi hingga September 2020.
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengungkapkan, per September 2020 premi asuransi mencapai Rp17,8 triliun. Namun angka tersebut terdiri dari asuransi jiwa sebesar Rp11,6 triliun dan asuransi umum dan reasuransi sebesar Rp6,2 triliun.
“Pertumbuhan premi asuransi umum dan reasuransi masih terkontraksi yakni sebesar -3,25%, di mana Agustus kemarin sebesar -0,2%. Sedangkan premi asuransi jiwa juga masih mengalami kontraksi sebesar -11,39% di mana Agustus -9,3%,” ungkapnya dalam update perkembangan kebijakan dan kondisi terkini sektor jasa keuangan, Senin 2 November 2020.
Di kesempatan yang sama, Kepala Eksekutif Pengawas IKNB OJK Riswinandi mengklaim industri asuransi masih dalam kondisi stabil dan yakin mampu untuk tetap tumbuh hingga akhir tahun. Hal ini terlihat dari risk based capital (RBC) per September 2020 untuk asuransi jiwa sebesar 507,1% dan RBC untuk asuransi umum dan reasuransi sebesar 324,9%.
“Ini dua-duanya masih di atas treshold sebesar 120%,” kata Riswinandi.
Selain itu, Riswinandi menambahkan bahwa OJK juga telah memberikan dukungan kepada industri asuransi agar dalam situasi pandemi ini tetap dapat beroperasi dengan pemasaran produk secara digital. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More