News Update

Hingga September, Penyaluran Kredit MNC Bank Sentuh Rp8 Triliun

Jakarta – PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC Bank) mengaku masih mencatatkan pertumbuhan positif pada penyaluran kredit miliknya hingga bulan September 2019.

Presiden Direktur MNC Bank Mahdan mengatakan, bisnis penyaluran kreditnya telah mencapai angka Rp8 triliun atau masih dapat tumbuh sekitar 6,3% bila dibandingkan dengan September tahun lalu. Dirinya menyebut, capaian tersebut masih sejalan dengan target bisnis miliknya.

“Target penyaluran kredit kita Rp8,5 triliun sampai akhir tahun, namun sampai dengan posisi September sudah tercapai mendekari 100% target yakni pada Rp 8 triliun,” jelas Mahdan di Jakarta, Selasa 15 Oktober 2019.

Dirinya menambahkan, sektor pendukung utama dari kredit miliknya ialah kredit konsumer dan kredit korporasi. Mahdan menambahkan, pada tahun ini pihaknya juga fokus pada segmen SME. Oleh karena itu dari sisi internal pihaknya terus memperbaiki layanan miliknya.

Mahdan juga optinis, hingga akhir tahun 2019 ini pihaknya masih bisa menumbuhkan penyaluran kreditnya hingga 13%. Dengan kualitas kredit yang terjaga sehat

Sebagai informasi, berdasarkan laporan keuangan miliknua, hingga Maret 2019 NPL net Bank MNC ada di level 3,58% naik dari 2,95% di tahun sebelumnya. Sementara NPL gross relatif tinggi di 5,78% naik 2 basis poin (bps) dari periode Maret 2018 lalu.

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

8 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

13 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

14 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

14 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

14 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

14 hours ago