Keuangan

Hingga September 2022, Asuransi Jiwa Sudah Bayarkan Klaim Covid Rp10 Triliun

Jakarta – Ketua Bidang Operasional Excellence, IT & Digital Customer Centricity Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Edy Tuhirman menyatakan, sejak awal pandemi yaitu pada Maret 2020 hingga September 2022, industri asuransi jiwa telah membayarkan klaim terkait Covid-19 mencapai lebih dari Rp10 triliun.

“Terkait dengan covid-19, juga dibayar oleh industri kita sejak awal pandemi sampai sekarang sudah lebih dari Rp10 triliun. Itu kontribusi kita untuk pembayaran manfaat dari covid,” kata Edy, dalam Paparan Kinerja Industri Asuransi Jiwa Kuartal III 2022, di Jakarta, Rabu, 23 November 2022.

Sementara itu, hingga kuartal III tahun ini pula, lanjutnya, industri asuransi jiwa telah membayarkan total klaim dan manfaat sebesar Rp128,09 triliun yang dibayarkan kepada 8,36 juta orang penerima manfaat atas klaim.

“Secara keseluruhan, total klaim dan manfaat yang dibayar industri asuransi jiwa pada periode Januari-September 2022 mengalami peningkatan sebesar 7,8% sehingga menjadi Rp128,09 triliun. Pada periode ini, lebih dari delapan juta orang yang merasakan manfaat dari produk asuransi jiwa yang dimilikinya,” terang Edy.

Ia mengungkapkan, dengan meningkatnya nilai klaim yang dibayar ini menjadi bukti bahwa industri asuransi jiwa merupakan industri yang kuat dan mampu menunaikan kewajiban dalam pembayaran klaim sesuai dengan kontrak polis yang telah disepakati sebelumnya oleh nasabah.

“Jadi, terus meningkatnya nilai klaim yang dibayar oleh industri asuransi kita ini semakin memperkuat posisi industri asuransi jiwa untuk mendukung program jaminan kesehatan nasional,” terang Edy. (*) Bagus Kasanjanu

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

29 mins ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

1 hour ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

2 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

2 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

3 hours ago

Bangkrut Akibat Kredit Macet, Bank Ayandeh Iran Tinggalkan Utang Rp84,5 Triliun

Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More

3 hours ago