Hingga Semester Pertama, Penyaluran Kredit CIMB Niaga Capai Rp185,7 Triliun
Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) mencatatkan angka penyaluran kredit hingga semester pertama 2018 di angka Rp185,7 triliun angka tersebut terlihat tumbuh tipis 3% bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang hanya sebesar Rp 180,25 triliun.
Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M. Siahaan mengatakan, pihaknya tetap fokus pada kredit UMKM dan kredit pemilikan rumah yang akan digencarkan pada tahun ini.
“Strategi yang kami ambil untuk fokus pada kredit pemilikan rumah maupun segmen UKM terus menampakkan hasil, dengan angka pertumbuhan masing-masing 8,9% dan 6,2% Y-o-Y, sementara kredit Korporasi tumbuh 8,8% Y-o-Y,” kata Tigor dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa 14 Agustus 2018.
Baca juga: Tumbuh 28,1%, Laba CIMB Niaga Capai Rp1,8 Triliun
Tercatat dari total penyaluran kredit tersebut, kredit Konsumer tercatat sebesar Rp47,9 triliun atau memiliki porsi 26%, dan kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mencapai Rp35,8 triliun atau memiliki porsi 19%. Sedangkan Wholesale banking menyumbang proporsi terbesar dari kredit yang disalurkan, dengan kredit Korporasi sebesar Rp70,0 triliun dengan porsi 38%, dan kredit Komersial sebesar Rp32,0 triliun dengan porsi 17%.
Sementara itu, total penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp190,3 triliun per 30 Juni 2018. Tigor menyebut pertumbuhan tersebut didorong oleh pertumbuhan CASA sebesar 12,8% Y-o-Y. Sementara Capital Adequacy Ratio (CAR) CIMB Niaga tercatat sebesar 18,57% per 30 Juni 2018, atau meningkat 14 bps Y-o-Y.
CIMB Niaga juga terus berinovasi melalui pengembangan produk-produk berbasis digital guna memperluas jaringan layanan nasabah serta melengkapi layanan yang diberikan melalui kantor cabang. Per 30 Juni 2018, 93,5% dari total transaksi nasabah telah dilakukan melalui layanan digital banking seperti CIMB Clicks, Go Mobile, ATM, dan Rekening Ponsel. (*)
Poin Penting Cara lapor pajak di Coretax lebih praktis dengan fitur prepopulated, tetapi tetap membutuhkan… Read More
Poin Penting Gubernur Jambi memastikan gaji ASN dan PPPK tetap dibayar meski Bank Jambi mengalami… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II membahas upaya mendorong perdamaian Gaza dan stabilitas… Read More
Poin Penting Hingga kini belum ada keputusan resmi untuk menunda impor pikap India sebanyak 105… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang tenor penempatan dana Rp200 triliun di Himbara hingga September 2026, sebelumnya… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan dana SAL Rp200 triliun di Himbara, disambut positif BRI. Dana… Read More