“Di 2017, inflasi meningkat dari harga yang dikendalikan pemerintah. Ada penyesuaian BBM, dan penyesuaian harga elpiji 3 kg. Sampai saat ini tidak ada penyesuaian harga BBM dan elpiji. Jadi mesti dijaga kondisi harga pangan,” ucap Agus.
Oleh sebab itu, kata dia, pemerintah harus menjaga ketersediaan pasokan pangan, sehingga tidak menimbulkan kenaikan harga. Apalagi melihat kondisi geografis Indonesia yang sangat luas dan terdiri dari pulau-pulau maka distribusi pasokan pangan menjadi hal yang sangat penting.
“Kita meyakinkan distribusi berjalan baik, sehingga setiap daerah ada pasokan sesuai kebutuhan. Harus ada komunikasi, tidak simetris sehingga kalau harga pangan naik, malah mereka menabrak dengan beli pangan berlebihan sehingga inflasi naik,” tutupnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More
Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More
Poin Penting KPPU menjatuhkan denda total Rp755 miliar kepada penyelenggara pindar atas pelanggaran penetapan bunga.… Read More
Poin Penting: Biaya haji 2026 terancam naik signifikan akibat kenaikan harga avtur, asuransi, dan tekanan… Read More
Poin Penting Ancaman siber makin kompleks dan canggih (APT, AI, eksploitasi mobile), berdampak pada operasional,… Read More