BPJS Ketenagakerjaan; Program JHT. (Foto: Erman)
Jakarta–Kakanwil Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan DKI Jakarta, Endro Sucahyono mengungkapkan sampai dengan November 2015, ada 43.334 kasus pengajuan jaminan hari tua (JHT).
Dari jumlah tersebut, pembayaran JHT yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan mencapai Rp2,51 triliun atau rata-rata pembayaran per harinya sebesar Rp11,43 miliar.
“Rata-rata kasus per hari yang mengajukan ada 197 dengan rata-rata pembayaran per kasus Rp 58,03 juta,” kata Endro di Jakarta, Rabu, 16 Desember 2016.
Jumlah tersebut tergolong banyak, karena jumlah kepersertaan katanya terus bertambah setiap tahunnya.
Untuk kepesertaan program jaminan pensiun pada Kanwil DKI Jakarta sejak 1 Juli 2015 sampai November sendiri sudah diikuti oleh 2.715 perusahaan dengan jumlah tenaga kerja 1.895.720 orang. Padahal target awalnya untuk perusahaan hanya 860 dan tenaga kerja 623.479.
“Dari jumlah 2.715 perusahaan yang daftar ternyata bukan perusahaan besar yang banyak masuk, mereka masih gengsi karena punya DPLK. Tapi di 2016 akan kami kejar. DKI akan luncurkan pemeriksaan dan pengawasan, kami mulai dengan pendekatan edukasi tapi kalau sudah sampai enam bulan tidak ada tindak lanjut maka akan kami kasih SP III,” ujarnya. (*) Dwitya Putra
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More