Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk, (Adira Finance) hingga pertengahan November mengaku telah mencatatkan pembiayaan baru sebesar Rp31,1 triliun atau terlihat menurun tipis bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Direktur Utama Adira Finance Hafid Hadeli mengatakan, lesunya industri otomotif cukup berdampak terhadap kinerja perusahaannya.
“Pembiayaan baru Adira sampai dengan November itu jumlahnya Rp31,1 triliun atau sedikit menurun dibandingkan tahun lalu Rp31,4 triliun, jadi bisa dibilang hampir relatif flat,” kata Hadeli di Jakarta, Jumat 15 November 2019.
Dirinya menambahkan, meski industri roda empat terlihat lesu, namun pertumbuhan masih tetap terlihat dari pembiayaan roda dua. Hadeli menyebut, 35% angka pembiayaan tersebut disumbang dari pembiayaan roda dua.
Meski begitu, pihaknya masih optimis melihat kinerja hingga akhir tahun. Dirinya menyebut pangsa pasar roda empat masih sangat potensial hingga akhir tahun 2019. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mampu bertahan di angka 5,02% cukup menopang konsumsi masyarakat dan mendorong kinerja positif miliknya.
“Kalau saya pikir potensi pasar itu terpengaruh pada perkembangan ekonomi juga, jadi kalau ekonomi membaik masih banyak orang yang masih memerlukan kebutuhan transportasi,” tukas Hadeli. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More
Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More
Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More
Poin Penting Bank Raya memastikan layanan digital tetap optimal selama libur Hari Raya Nyepi 2026… Read More