News Update

Hingga Mei Rata-Rata Transaksi Harian Bursa Naik 36%

Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat nilai rata-rata transaksi ha‎rian di pasar saham mencapai sebesar Rp7,73 triliun, sepanjang periode Januari hingga Mei 2017.

Jumlah tersebut meningkat 36 persen jika dibandingkan periode sama tahun 2016 sebesar Rp5,68 triliun.

“Dengan nilai transaksi harian naik, maka memberikan dampak bagi tingkat rata-rata frekuensi harian ‎yang meningkat 38 persen menjadi 330 ribu, bila dibanding posisi 240 ribu di periode Januari hingga Januari 2016,” kata Direktur Utama BEI Tito Sulistio, ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Rabu 31 Mei 2017.

Disisi lain rata-rata volume harian, menurut Tito, juga mengalami peningkatan sebesar 188 persen, dari posisi 5,04 miliar menjadi 14,52 miliar. Hal itu membuat tingkat IHSG naik 19 persen, dari posisi 4.796 di akhir Mei 2016 menjadi 5.693 di akhir Mei 2017.

“Kapitalisasi pasar juga mengalami peningkatan di pertengahan Mei 2017, tingkat kapitalisasi naik ke posisi 6.308 triliun di 19 Mei 2017. IHSG di tanggal 19 Mei juga cetak rekor baru di level 5.791,” ungkap Tito.

Sepanjang Mei tahun ini, ‎Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat menambahkan, bahwa kinerja bursa juga meraih prestasi yang cukup baik, setelah lembaga pemeringkat S&P memberi peringkat investment grade ke Indonesia.‎

“Rating kita sudah dinaikkan oleh S&P dan semoga ini berpengaruh besar bagi IHSG kita,” ucap Samsul.

Lembaga S&P ‎menyematkan level peringkat ke Indonesia menjadi BBB-, dari posisi sebelumnya BB+. Peringkat BB+ sendiri telah bertahan dua tahun sejak 2015.

P‎eringkat investment grade yang diberikan S&P langsung direspon positif oleh pelaku pasar, khususnya yang berada di pasar modal. 

Bayangkan saja gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat naik 3 persen ke posisi 5.820. Level itu merupakan posisi yang tertinggi diraih oleh kinerja pasar modal hingga saat ini.

Meski sempat ke posisi 5.820, tapi akhirnya indeks turun dikit ke posisi 5.791,88, atau setara 146 poin hingga penutupan perdagangan Jumat 19 Mei 2017. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Moody’s Turunkan Outlook Indonesia, BI Tegaskan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More

30 mins ago

Bantah Terkait Dugaan Kasus Pidana Pasar Modal, Berikut Klarifikasi Lengkap BUVA

Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More

39 mins ago

Ekonomi RI Tumbuh 5,11 Persen, Celios: Dari Mana Sumber Pertumbuhannya?

Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More

1 hour ago

Purbaya Lantik 43 Pejabat Pajak dan DJA, Ini Daftar Lengkapnya

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Kredit Tumbuh 12 Persen di 2026, Begini Tanggapan Bankir

Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More

4 hours ago

Premi ACA 2025 Tumbuh 17 Persen di Tengah Perlambatan Industri

Poin Penting ACA membukukan premi Rp6 triliun sepanjang 2025, tumbuh 17 persen yoy, jauh di… Read More

6 hours ago