Moneter dan Fiskal

Hingga Mei 2024, Realisasi Belanja Pemerintah Pusat Tembus Rp824,3 Triliun

Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan realisasi belanja pemerintah pusat (BPP) hingga Mei 2024 mencapai Rp824,3 triliun atau 33,4 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Angka ini naik sebesar 15,4 persen secara tahunan (yoy).

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan kinerja BPP didorong optimal untuk melindungi aktivitas perekonomian sekaligus menjaga keberlangsungan fiskal.

Baca juga: Realisasi Belanja Negara Tembus Rp849,2 Triliun di April 2024, Berikut Rinciannya

“Kita telah membelanjakan dari sisi pemerintah pusat sebesar Rp824,3 triliun. Ini artinya 33,4 persen dari pagu anggaran tahun ini sudah dikeluarkan, dan ini kenaikan yang sangat tinggi,” kata Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers Kamis, 27 Juni 2024.

Sri Mulyani menjelaskan, peningkatan belanja pemerintah pusat ini didorong oleh kegiatan Pemilu yang terjadi pada Februari 2024, dan membutuhkan front loading belanja yang besar.

“Dan ini menyebabkan dibandingkan baseline tahun lalu yang tidak ada Pemilu itu menimbulkan kenaikan yang signifikan, yaitu 15,4 persen,” jelasnya.

Baca juga: Belanja Pemerintah Dinilai Belum Optimal Dongkrak Ekonomi di Kuartal I 2024 

Bendahara negara ini merinci, realisasi belanja K/L Rp388,7 triliun atau 35,6 persen dari pagu. Utamanya dipengaruhi oleh pembayaran JKN/KIS, penyaluran berbagai program bansos, pembangunan infrastruktur, pemeliharaan BMN (Barang Milik Negara) dan dukungan pelaksanaan Pemilu.

Kemudian, belanja non K/L sebesar Rp435,6 triliun atau 31,6 persen dari pagu APBN 2024, utamanya terdiri atas realisasi subsidi energi  dan pembayaran manfaat pensiun. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Volume Trading Tokenisasi Aset di PINTU Meningkat, 3 Aset Ini Paling Diminati

Poin Penting Volume trading tokenisasi aset di platform PINTU meningkat 45% secara bulanan pada Februari… Read More

10 hours ago

Pemerintah Lakukan Efisiensi Anggaran K/L untuk Cegah Defisit Tembus 3 Persen

Poin Penting Pemerintah akan melakukan efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga untuk mencegah defisit APBN melampaui batas 3… Read More

11 hours ago

Ramai di TikTok soal Ekonomi RI Hancur, Menkeu Purbaya Angkat Bicara

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyindir kritik yang menyebut ekonomi Indonesia hancur dan… Read More

11 hours ago

Askrindo Dukung Mudik Gratis BUMN 2026 lewat Moda Transportasi Laut

Poin Penting Askrindo berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026 untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan… Read More

12 hours ago

AAJI Gelar Konferensi Pers Laporan Kinerja Industri Asuransi Jiwa Periode Januari – Desember 2025.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More

13 hours ago

Perkuat Ekspansi Kredit Berkualitas, Mastercard Kolaborasi dengan CLIK Indonesia

Poin Penting Mastercard dan CLIK Credit Bureau Indonesia menjalin kerja sama untuk memperkuat ekspansi kredit… Read More

13 hours ago