Jakarta – Jamkrindo telah mencapai volume penjaminan sebesar Rp144,59 triliun hingga Mei 2023 dengan jumlah debitur UMKM sebanyak 4,47 juta. Adapun pada tahun 2022, Jamkrindo berhasil mencatatkan volume penjaminan sebesar Rp312,36 triliun atau naik sebesar 26,19%, dengan jumlah UMKM yang dijamin sebanyak 10,8 juta UMKM.
Plt Direktur Utama PT Jamkrindo Ivan Soeparno mengungkapkan, Jamkrindo senantiasa berkomitmen untuk meningkatkan aksesibilitas finansial UMKM kepada lembaga keuangan. Wujud komitmen tersebut dibuktikan dengan beragam layanan penjaminan yang mempermudah UMKM memperoleh akses pembiayaan kepada lembaga keuangan.
“Dengan adanya jaminan kredit dari Jamkrindo, maka UMKM yang feasible namun belum bankable dapat mengakses pembiayaan yang dibutuhkan. Hal ini pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan inklusi keuangan,” ujarnya, Senin 3 Juli 2023
Ivan menjelaskan, Jamkrindo telah melakukan serangkaian transformasi menyeluruh untuk menjawab perubahan, peluang, dan tantangan dimasa depan, sebagai landasan utama dalam mendukung kinerja berkelanjutan dan mewujud perusahaan yang terdepan dalam pertumbuhan pendapatan, efisiensi biaya, layanan prima, dengan pengelolaan bisnis yang akuntabel, dan prudent.
Rangkaian HUT Ke-53 Jamkrindo memiliki tema Sailing Together Be Better yang merefleksikan semangat segenap insan Jamkrindo untuk berkolaborasi untuk menaklukan segala tantangan dan menyambut peluang-peluang dalam meraih kesuksesan untuk menjembatani lebih banyak UMKM memperoleh aksesibilitas finansial UMKM.
“Semoga di usia yang semakin matang Jamkrindo senantiasa dapat menjalankan fungsi strategisnya dalam menunjang kebijakan dan program pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional,” ucapnya. (*) Dicky F.
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More