Moneter dan Fiskal

Hingga Maret 2023 Realisasi Belanja Negara Capai Rp347,3 T

Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melaporkan realisasi belanja pemerintah pusat hingga Maret 2023 telah mencapai Rp347,3 triliun atau 15,5% dari APBN 2023. 

Sri Mulyani merinci, sebanyak 39,2% atau Rp 136,3 triliun dimanfaatkan langsung oleh masyarakat. Di antaranya disalurkan ke sektor pendidikan, seperti program Indonesia Pintar sebesar, program KIP kuliah sebesar, bantuan operasional sekolah dan madrasah.

Kemudian, di sektor kesehatan antara lain untuk bantuan iuran PBI JKN, untuk sektor perlindungan sosial seperti program PKH, dan sembako.

Selanjutnya, sektor ketahanan bencana, dan untuk sektor pelayanan publik seperti, pembangunan infrastruktur publik, bantuan pertanian, pelaksanaan ketertiban dan keamanan, pemeliharaan sarana dan prasarana publik, pelayanan hukum, Pendidikan dan kesehatan.

“Begitu APBN mengeluarkan uang langsung diterima manfaatnya oleh masyarakat, dalam bentuk program perlindungan sosial, program sembako, untuk bantuan membayar jaminan PBI untuk masyarakat miskin dan program yang dinikmati murid di sekolah Indonesia baik negeri atau madrasah,” kata Sri Mulyani dalam APBN KITA, dikutip, Selasa, 25 April 2023.

Kemudian, sebanyak 19,2% atau sebesar Rp66,7 triliun disalurkan melalui program dukungan manajemen operasional pemerintah. Di antaranya disalurkan untuk gaji dan tunjangan PNS/TNI/Polri, tunjangan kerja, operasional kantor, pemeliharaan BMN, jasa, perjalanan dinas dan lainnya sebagainya.

Selain itu, sebanyak 41,5% atau sebesar Rp144,3 triliun disalurkan untuk program teknis lainnya. Penyaluran program ini disalurkan untuk pembayaran pensiunan dan jaminan sosial pegawai. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

12 mins ago

AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun ke PDB Nasional

Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More

59 mins ago

Maybank Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp1,66 Triliun pada 2025, Naik 48,5 Persen

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp1,66 triliun pada 2025, naik… Read More

1 hour ago

Viral Penusukan Nasabah oleh Debt Collector, OJK Panggil MTF

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More

2 hours ago

Akselerasi Alih Teknologi di KEK Batang, Ratusan Pekerja Lokal Dikirim Belajar ke China

Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More

3 hours ago

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

4 hours ago