Moneter dan Fiskal

Hingga Desember, Penerimaan Pajak Capai Rp 1.058,41 Triliun

Jakarta – Direktorat Jenderal Pajak mencatatkan angka penerimaan pajak hingga 15 Desember 2017 mencapai Rp 1.058,41 Triliun atau meningkat 3,87 persen dari periode yang sama pada tahun 2016 yang hanya mencapai Rp 1.018,95.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Robert Pakpahan pada dialog Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI)  dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dengan tema “Arah Kebijakan Pajak Tahun 2018”.

“Hingga 15 Desember 2017 penerimaan pajak telah mencapai Rp 1.058,41 Triliun atau telah merealisasikan 82,46 persen dari target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2017 sebesar Rp 1.283,57 triliun,” ungkap Robert di Hotel Kempinski Jakarta, Rabu 20 Desember 2017.

Dirinya menyebut, angka pertumbuhan tersebut lebih didorong oleh program tax amnesty pada awal tahun ini serta pengembangan program untuk penarikan pajak.

Dari penerimaan perpajakan yang mencapai Rp 1.058,41 triliun. Dia merinci, Pajak Penghasilan telah mencapai Rp 611,48 triliun, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) telah mencapai Rp 363,93 triliun, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) mencapai 17,95 triliun serta pajak lainnya sebesar 7,15 triliun.

Dirinya berharap, besarnya konsumsi libur natal dan tahun baru pada akhir tahun 2017 ini dapat mengejar kekurangan penerimaan pajak dari target penerimaan pajak yang telah dianggarkan dalam APBNP 2017.(*)

Suheriadi

Recent Posts

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

5 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

6 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

7 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

7 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

8 hours ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

8 hours ago