Brizzi; e-Money andalan BRI. (Foto: Erman)
Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mencatatkan pertumbuhan jumlah kartu BRIZZI sebesar 34% secara year on year (YoY) pada April 2019 yakni menjadi sebanyak 13,3 juta keping. Angka tersebut lebih tinggi bila dibandingkan pada April 2018 sebesar 9,9 juta. Pertumbuhan tersebut seiring dengan budaya transaksi non-tunai oleh masyarakat.
“Transaksi penggunaan BRIZZI pun tumbuh sebesar 237% YoY yakni sebanyak 251,9 juta dibandingkan pada April 2018 sebanyak 74,8 juta,” ungkap Direktur Jaringan dan Layanan Bank BRI Osbal Saragi di Jakarta, Selasa 21 Mei 2019.
Untuk keperluan mudik, Osbal menambahkan, nantinya nasabah BRI bisa menggunakan uang elektronik BRIZZI yang kini sudah dapat dipakai di semua ruas jalan tol. Dirinya memastikan kelancaran transaksi yang akan dijalankan masyarakat di beberapa ruas tol di Indonesia.
Untuk selama libur lebaran, pihaknya juga menghimbau masyarakat khususnya nasabah BRI untuk terus melakukan transaksi non tunai guna lebih memudahkan mobilitas masyarakat.
Selain itu transaksi cashless BRI juga bisa dilakukan dengan menggunakan e-banking BRI, diantaranya Internet Banking, BRImo, SMS Banking dan Mobile Banking. Misalnya membeli tiket mudik dan pulang, beli pulsa, memberi uang saku lebaran, belanja online, membayar tagihan dan lain-lain. Masyarakat juga dapat memanfaatkan jasa agen BRILink, yang saat ini berjumlah lebih dari 408 ribu. (REZ)
Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More
Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More
Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More
Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More
Poin Penting IHSG dibuka melemah 0,89 persen ke level 7.214,17 pada awal perdagangan (9/4), dari… Read More