Ilustrasi pelayanan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). (Foto: Istimewa)
Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI menyampaikan bahwa mereka masih akan fokus pada segmen payroll, emas, dan haji menjelang akhir 2025.
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menjelaskan bahwa payroll menjadi langkah awal bagi nasabah dalam pemanfaatan produk-produk BSI, termasuk tabungan, tabungan haji, hingga tabungan bisnis.
“Dan porsi tabungan di BSI itu porsinya mencapai 41,9 persen. Jadi memang ini fokus kita selain juga payroll dan tabungan itu adalah untuk kita mengendalikan Cost of Fund (CoF),” kata Anggoro dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 29 Oktober 2025.
Baca juga: BSI Cetak Laba Rp5,57 Triliun di Kuartal III 2025, Tumbuh 9,04 Persen
Kemudian, untuk segmen emas juga masih menjadi fokus BSI karena pertumbuhan bisnis emas, baik dari gadai maupun cicil, telah mencapai 72 persen dengan total Rp18 triliun.
“Ini menjadi bisnis yang baik karena memang kita sebagai bank emas tadi dan rasanya ini menjadi bisnis yang sampai tahun depan pun akan menjadi fokus kita,” imbuhnya.
Baca juga: Rincian Harga Harga Emas Antam, Galeri24, dan UBS Hari Ini di Pegadaian
Adapun, digitalisasi juga menjadi fokus BSI dalam penguatan dari sisi Infrastruktur IT Perseroan, seperti ATM, BYOND, BEWIZE, EDC, QRIS, hingga kantor cabang.
“Jadi perkuatan layanan menjadi penting tidak hanya fitur produk, tetapi juga distribution channel kita akan perbaiki. Jadi dalam dua bulan tentu saja Ini kita akan terus revieu dan tahun depan penguatan produk akan kita lakukan,” ujar Anggoro.
Sebagai informasi, transformasi digital BSI semakin kuat per kuartal III 2025, dengan pertumbuhan transaksi QRIS BSI sebesar 30 persen yoy dan 34 juta pengguna aplikasi BEWIZE yang meningkat 40 persen yoy. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Volume trading tokenisasi aset di platform PINTU meningkat 45% secara bulanan pada Februari… Read More
Poin Penting Pemerintah akan melakukan efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga untuk mencegah defisit APBN melampaui batas 3… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyindir kritik yang menyebut ekonomi Indonesia hancur dan… Read More
Poin Penting Askrindo berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026 untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan… Read More
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More
Poin Penting Mastercard dan CLIK Credit Bureau Indonesia menjalin kerja sama untuk memperkuat ekspansi kredit… Read More