Perbankan

Hingga Akhir 2025, BSI Masih akan Fokus pada 3 Hal Berikut

Poin Penting

  • BSI tetap fokus pada payroll, emas, dan tabungan haji hingga akhir 2025.
  • Pertumbuhan bisnis emas mencapai 72% dengan total Rp18 triliun, menjadi salah satu prioritas BSI.
  • Penguatan layanan digital dan IT BSI, termasuk QRIS, BEWIZE, ATM, dan cabang, terus ditingkatkan.

Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI menyampaikan bahwa mereka masih akan fokus pada segmen payroll, emas, dan haji menjelang akhir 2025.

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menjelaskan bahwa payroll menjadi langkah awal bagi nasabah dalam pemanfaatan produk-produk BSI, termasuk tabungan, tabungan haji, hingga tabungan bisnis.

“Dan porsi tabungan di BSI itu porsinya mencapai 41,9 persen. Jadi memang ini fokus kita selain juga payroll dan tabungan itu adalah untuk kita mengendalikan Cost of Fund (CoF),” kata Anggoro dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 29 Oktober 2025.

Baca juga: BSI Cetak Laba Rp5,57 Triliun di Kuartal III 2025, Tumbuh 9,04 Persen

Kemudian, untuk segmen emas juga masih menjadi fokus BSI karena pertumbuhan bisnis emas, baik dari gadai maupun cicil, telah mencapai 72 persen dengan total Rp18 triliun.

“Ini menjadi bisnis yang baik karena memang kita sebagai bank emas tadi dan rasanya ini menjadi bisnis yang sampai tahun depan pun akan menjadi fokus kita,” imbuhnya.

Baca juga: Rincian Harga Harga Emas Antam, Galeri24, dan UBS Hari Ini di Pegadaian

Adapun, digitalisasi juga menjadi fokus BSI dalam penguatan dari sisi Infrastruktur IT Perseroan, seperti ATM, BYOND, BEWIZE, EDC, QRIS, hingga kantor cabang.

“Jadi perkuatan layanan menjadi penting tidak hanya fitur produk, tetapi juga distribution channel kita akan perbaiki. Jadi dalam dua bulan tentu saja Ini kita akan terus revieu dan tahun depan penguatan produk akan kita lakukan,” ujar Anggoro.

Sebagai informasi, transformasi digital BSI semakin kuat per kuartal III 2025, dengan pertumbuhan transaksi QRIS BSI sebesar 30 persen yoy dan 34 juta pengguna aplikasi BEWIZE yang meningkat 40 persen yoy. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

4 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

6 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

6 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

7 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

7 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

7 hours ago