Jakarta – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) mencatat, sampai dengan Agustus 2016 realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp64,7 triliun yang disalurkan kepada 2.983.417 debitur.
Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop UKM, Braman Setyo merincikan, total penyaluran KUR yang tercatat Rp64,7 triliun tersebut, Bank BRI masih menjadi pemain utama dalam penyaluran KUR yakni mencapai Rp48,723 triliun kepada 2.749.800 debitur.
Selanjutnya, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp7,763 triliun kepada 197.438 debitur dan Bank BNI Rp8,144 triliun kepada 32.747 debitur. Sementara sisanya terbagi di Bank Sinarmas, Bank NTT, Bank Kalbar, Bank DIY, BPD Bali, BPD Sumut, dan Bank BTPN.
“Presiden Jokowi dalam setiap kesempatan selalu mengingatkan Menkop UKM agar terus mendorong penyaluran KUR,” ujar Braman dalam keterangannya, di Jakarta, Senin, 5 September 2016.
Lebih lanjut dia mengungkapkan, selain perbankan dan Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) sebagai penyalur KUR, ke depan sektor Koperasi juga diharapkan berminat untuk menyalurkan KUR. Selama ini pihaknya terus mendorong koperasi agar dapat menyalurkan KUR.
Dia mengaku, sampai saat ini baru satu koperasi yang lolos verifikasi untuk menyalurkan KUR, yaitu Kospin Jasa. “Untuk itu, kita berharap agar Permenko 13/2015 dapat segera direvisi. Kalau tidak, maka koperasi tidak memiliki payung hukum untuk menyalurkan KUR. Mudah-mudahan Minggu ini sudah bisa diselesaikan,” tutupnya. (*)
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendukung rencana OJK menyesuaikan RBB agar perbankan lebih… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat modal inti Rp5,7 triliun dan menargetkan naik kelas ke… Read More
Poin Penting Adapundi menolak putusan KPPU karena dinilai tidak mencerminkan kondisi dan regulasi industri fintech… Read More
PT ALTO Network meluncurkan dua layanan digital terbaru, yaitu Askara Connect dan Askara Collab, untuk… Read More
Poin Penting Hijrah finansial sebagai transformasi menyeluruh, bukan sekadar pindah produk keuangan, tetapi perubahan cara… Read More
Poin Penting Saham BBCA turun sekitar 19 perse ytd, sejalan pelemahan IHSG, namun dinilai sebagai… Read More