Perbankan

Hingga Agustus 2023, Bank Raya Salurkan Pinang Dana Talangan Rp6,2 Triliun

Jakarta – PT Bank Raya Indonesia Tbk sebagai bank digital yang menjadi bagian dari BRI Group terus mengedepankan komitmennya dalam memperkuat fundamental bisnis digital untuk bertumbuh secara berkelanjutan.

Komitmen tersebut telah tercermin pada raihan Pinang Dana Talangan yang telah mencapai Rp6,2 triliun di Agustus 2023, dan telah menjangkau lebih dari 24 ribu agen BRILink.

Baca juga: Dorong UMKM Go Global, BTN Siap Salurkan KUR Rp4,4 T Hingga Akhir 2023

Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia, mengatakan bahwa sebagai digital attacker dari BRI Group, prioritas Bank Raya adalah memberikan nilai tambah bagi nasabah dan memiliki competitive advantage untuk menjangkau masyarakat Indonesia secara lebih luas melalui jaringan yang dimiliki oleh BRI.

“Salah satunya adalah dengan menggarap peluang pertumbuhan usaha Agen BRILink melalui produk Pinang Dana Talangan dan Pinang Performa Pro, sehingga ke depannya nasabah dapat terus terhubung dan terdukung dengan layanan produk dan jasa perbankan yang lebih luas untuk peningkatan produktivitas dan  perluasan usahanya,” ucap Bagus dalam keterangan resmi dikutip, 2 Oktober 2023.

Lalu, saat ini Agen BRILink juga dapat mengakses pinjaman Pinang Dana Talangan hingga Rp50 juta melalui aplikasi Brilink Mobile yang dimiliki agen dan Pinang Performa Pro menyasar pertumbuhan usaha yang lebih besar dengan plafon pinjaman hingga Rp500 juta.

Adapun, setelah genap berumur dua tahun Bank Raya berdiri telah berhasil membukukan kinerja keuangan yang positif, di mana laba bersih tercatat sebesar Rp9,3 miliar pada Juni 2023.

Baca juga: Salurkan Kredit Rp10,9 T, Sektor UMKM Masih jadi Fokus Bank Sampoerna, Segini Porsinya

Pencapaian tersebut didukung oleh pencapaian digital saving sampai dengan Juni 2023 yang memiliki frekuensi transaksi lebih dari 122.700 kali.

Selain itu, pencapaian digital lending sebesar 23,71 persen secara yoy sehingga pinjaman digital Bank Raya tercatat sebesar Rp806,5 miliar meningkat dari tahun sebelumnya, yaitu Rp651,9 miliar. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

1 hour ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

7 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

7 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

7 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

7 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

7 hours ago