Bekasi – Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) mengaku akan menambah ATM Himbara (Link) atau mengintegrasikan ATM bank BUMN menjadi 30.000 ATM. Penambahan ATM Himbara ini akan terealisasi akhir Semester I tahun ini.
Sebagai informasi, pada tahap pertama Himbara mengintegrasikan ATM bank BUMN sebanyak 10.000 ATM. Pada tahap kedua ini, Himbara akan menambah sebanyak 20.000 ATM. Dengan penambahan ini, maka totalnya mencapai 30.000 ATM.
“ATM sudah 10.000, mungkin semester satu ini kita akan naik menjadi 30 ribu. Lokasinya sebagian besar itu akan ada di Jakarta,” ujar Ketua Himbara, Maryono di Bekasi, Kamis, 4 Mei 2017.
Jumlah ATM Himbara yang mencapai 30.000 ATM ini, merupakan 49,3 persen dari total ATM bank BUMN pada akhir 2016 yang tercatat sebanyak 60.753 ATM. Di sisi lain, Himbara juga akan melakukan penambahan fungsi dari menu ATM Himbara.
Saat pengintegrasian ATM Bank BUMN oleh Himbara di tahap pertama, menu yang ada di dalam ATM Himbara awalnya hanya memiliki 24 fitur. Nah, pada pengintegrasian tahap dua ini, Himbara berencana akan menambah fitur ATM Himbara menjadi 52 fitur
Berdasarkan informasinya, salah satu tambahan menu ini adalah mengenai transaksi kartu kredit, pembayaran uang elektronik dan pembayaran BPJS. Sedangkan terkait dengan tarif
yang dikenakan untuk tarik tunai dan transfer antar bank tidak terlalu mengalami perubahan.
Sebelumnya Direktur Utama Bank Mandiri, Kartika Wirjoatmodjo, memastikan terkait dengan penambahan menu dan fitur di ATM Himbara ini. Menurut Tiko nantinya akan ada dua menu ketika nasabah bertransaksi di ATM Himbara.
Jika nasabah menggunakan kartu debit salah satu BUMN, dan menggunakan ATM Himbara yang sebelumnya milik bank itu maka akan keluar menu bank tersebut. Namun, jika nasabah menggunakan kartu debit salah satu bank BUMN dan digunakan di ATM Himbara yang sebelumnya milik bank BUMN lain, maka dalam menunya akan muncul menu link.
“Kami akan naikkan fungsi (ATM Himbara) pada tahun ini,” ucap Kartika.
Tercatat sampai dengan akhir 2016, Bank BRI memiliki jumlah ATM terbanyak dibanding 3 bank BUMN lainnya yaitu 24.292 atau 39,98 persen dari total ATM Bank BUMN. Sedangkan Mandiri, BNI dan BTN mempunyai masing-masing 17.461, 17.100 dan 1.900 ATM. (*)
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank TIGA komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengundurkan diri.… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More