Ilustrasi: Kantor Bank Aladin Syariah. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Langit keuangan yang dulu kelam kini mulai bersinar di atas Bank Aladin Syariah. Setelah bertahun-tahun terjebak dalam pusaran kerugian, bank digital syariah pertama di Indonesia ini akhirnya mencatatkan babak baru dalam perjalanannya.
Maret 2025 menjadi saksi momen bersejarah bagi bank ini. Laba bersih sebesar Rp33,47 miliar berhasil dibukukan. Sebuah angka yang bukan sekadar statistik, tetapi juga lambang dari kebangkitan dan harapan.
“Alhamdulillah, kami sudah mulai masuk zona hijau. Untung terus setiap bulan. Yang terakhir bahkan, versi unaudited, kami bisa mencetak laba di atas Rp33 miliar. Bagi kami, itu monumental,” ujar Koko Tjatur Rachmadi, Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, dengan mata yang menyiratkan campuran syukur dan kelegaan, ketika diwawancara Infobank Mei lalu.
Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More
Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More
Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More
Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More
Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More