Ilustrasi: Kantor Bank Aladin Syariah. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Langit keuangan yang dulu kelam kini mulai bersinar di atas Bank Aladin Syariah. Setelah bertahun-tahun terjebak dalam pusaran kerugian, bank digital syariah pertama di Indonesia ini akhirnya mencatatkan babak baru dalam perjalanannya.
Maret 2025 menjadi saksi momen bersejarah bagi bank ini. Laba bersih sebesar Rp33,47 miliar berhasil dibukukan. Sebuah angka yang bukan sekadar statistik, tetapi juga lambang dari kebangkitan dan harapan.
“Alhamdulillah, kami sudah mulai masuk zona hijau. Untung terus setiap bulan. Yang terakhir bahkan, versi unaudited, kami bisa mencetak laba di atas Rp33 miliar. Bagi kami, itu monumental,” ujar Koko Tjatur Rachmadi, Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, dengan mata yang menyiratkan campuran syukur dan kelegaan, ketika diwawancara Infobank Mei lalu.
Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More
Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More
Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More
Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More
Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More
Poin Penting PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp10.000 selama… Read More