Market Update

Hijau Terus, IHSG Ditutup Menguat 0,87%

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini (14/7) kembali lanjutkan penguatan ke zona hijau pada level 6.869 atau sebesar 0,87% dari dibuka pada level 6.810 pada pembukaan perdagangan hari ini.

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 209 saham terkoreksi, 305 saham menguat, dan 217 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 18,67 miliar saham diperdagangkan dengan 1,09 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp9,03 triliun.

Kemudian, seluruh indeks juga mengalami penguatan, seperti IDX30 menguat 0,83% menjadi 500,82, LQ45 menguat 0,75% menjadi 964,09, SRI-KEHATI menguat 0,62% menjadi 444,07 dan JII menguat 0,18% menjadi 557,58.

Meski begitu, hanya dua sektor yang mengalami pelemahan, yaitu sektor bahan baku melemah 0,07% dan sektor industrial melemah 0,06%.

Baca juga: GPF Kembali Lepas Saham GOTO 172,66 Juta Lembar, Sisanya Tinggal Segini

Sedangkan, sektor lainnya mengalami penguatan, diantaranya, sektor teknologi menguat 2,79%, sektor energi menguat 1,57%, sektor properti menguat 1,48%, sektor infrastruktur menguat 0,87%, sektor kesehatan menguat 0,68%, sektor siklikal menguat 0,43%, sektor keuangan menguat 0,42%, sektor non-siklikal menguat 0,34%, dan sektor transportasi menguat 0,13%.

Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Jaya Trishindo Tbk (HELI), PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE), dan PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk (AIMS). Sedangkan saham top losers adalah PT Personel Alih Daya Tbk (PADA), PT Himalaya Energi Perkasa Tbk (HADE), dan PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (WIDI).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU), PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS), dan PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH). (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

4 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

4 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

4 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

4 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

4 hours ago

IHSG Ditutup Melesat 4,42 Persen ke Level 7.279, BRPT hingga PTRO jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More

4 hours ago