Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk, pada hari ini (15/12) menggelar Rapat Umun Pemegang Sahan Luar Biasa (RUPSLB) salahsatunya menyusun Direksi, Dewan Komisaris serta Dewan Pengawas Syariah.
Dalam rapat tersebut telah menyetujui Hery Gunardi sebagai Direktur Utama Bank Syariah Indonesia. Dimana sebelumnya, Hery menjabat sebagai Ketua Project Management Office Integrasi dan Peningkatan Nilai Bank Syariah BUMN.
Tak hanya itu, dalam susunan direksi juga terdapat dua Wakil Direktur Utama (Wadirut) diantaranya Ngatari sebagai Wadirut 1, dan Abdullah Firman Wibowi sebagai Wadirut 2.
Sebagai informasi saja, Bank Syariah Indonesia merupakan hasil penggabungan BRI Syariah, Bank Mandiri Syariah, serta BNI Syariah. Bank Hasil Penggabungan nanti akan memiliki aset mencapai Rp214,6 triliun dengan modal inti lebih dari Rp20,4 triliun.
Jumlah aset dan modal inti tersebut menempatkan Bank Hasil Penggabungan dalam daftar 10 besar bank terbesar di Indonesia dari sisi aset, dan TOP 10 bank syariah terbesar di dunia dari sisi kapitalisasi pasar dalam 5 tahun ke depan.
Selain memiliki aset dan modal inti besar, Bank Hasil Penggabungan juga akan didukung dengan keberadaan lebih dari 1.200 cabang, 1.700 jaringan ATM, serta didukung 20.000 lebih karyawan di seluruh Indonesia, Bank Hasil Penggabungan akan mampu memberikan layanan finansial berbasis syariah, layanan sosial bahkan spiritual bagi lebih banyak nasabah.
Dengan begitu berikut susunan pengurus Bank Syariah Indonesia:
Direksi
Komisaris
Dewan Pengawas Syariah (DPS)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Confluent meluncurkan program reseller “Sell with Confluent” untuk menangkap peluang pasar data streaming… Read More
Kegiatan ini sebagai wujud komitmen Asuransi Jasindo mendukung agenda pembangunan sekaligus sejalan dengan visi Asta… Read More
Poin Penting Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau proyek dermaga ekspor semen milik PT Semen Indonesia… Read More
Poin Penting CIMB Niaga Syariah meresmikan Syariah Digital Branch di Bogor untuk memperkuat strategi hybrid… Read More
Poin Penting Penyaluran KPP Rp55,16 miliar hingga awal Maret 2026 atau 23,57 persen dari target… Read More
Poin Penting Pegadaian kelola emas fisik 141 ton dari deposito, modal kerja, bulion trading, dan… Read More
View Comments
Semoga Alloh Berkahi