Jakarta – Hery Gunardi, Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI) dianugerahi tropi Infobank Bankers of The Year 2021. Hery Gunardi dinilai memiliki prestasi dalam kepemimpinan merger tiga bank syariah milik negara menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI) pada awal 2021.
Menurut Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group, menyatukan tiga bank dengan kultur yang berbeda membutuhkan kemampuan lebih serta pengalaman yang teruji dari seorang pemimpin dan itu berhasil ditunjukkan oleh Hery Gunardi di BSI.
Hery Gunardi yang berhalangan hadir saat pemberian trophy pada acara Infobank Top100 CEO 14 Desember lalu mengatakan, tantangan utama dalam memimpin merger adalah bagaimana meraih dukungan dari seluruh stakeholders.
“Dukungan stakeholders sangat penting, terutama karyawan yang membawa kultur dari masing-masing institusi asalnya yang tentu berbeda, dan penyaturan kultur ini menjadi kunci penting dalam memimpin merger,” ujar bankir kelahiran Bengkulu 1962 peraih gelar doktor dengan desertasi di bidang wealth management ini kepada Infobank.
Sebagai banker, Hery Gunardi memiliki jam terbang lebih dari 30 tahun dan telah menduduki berbagai kursi penting di Bank Mandiri terutama menangani bidang perbankan ritel. Kursi Direktur Micro & Retail Banking Mandiri diduduki pada 2013, lalu pada 2015 menjadi Direktur Micro & Business Banking Bank Mandiri dan sempat menjadi Direktur Konsumer yang dilanjutkan tugas baru pada 2016 sebagai Direktur Distribusi.
Setelah menangani Direktur Consumer & Retail Transaction pada 2019, Hery naik posisi menjadi Wakil Direktur Utama pada 2020 hingga pada awal 2021 mendapat Amanah baru memimpin merger Bank Syariah Indonesia. (KM)
Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More
Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More
Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More
Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menekankan ekonomi syariah harus dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat. Rosan… Read More
Poin Penting Klaim asuransi kesehatan naik 9,1 persen pada 2025, mencapai Rp26,74 triliun, mencerminkan meningkatnya… Read More