Medikaloka Hermina Tawarkan Harga Saham Rp3.700-Rp5.000
Jakarta – Induk usaha rumah sakit Hermina, PT Medikaloka Hermina Tbk bakal menawarkan ke publik sebanyak 351,4 juta lembar saham baru atau setara dengan 11,8 persen melalui Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO).
“Harga saham yang kami tawarkan dikisaran Rp3.700 – Rp5.000 per saham.”kata Presiden Direktur PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, Hendra Purnama, dalam acara Due Diligence Meeting & Public Expose dalam rangka IPO, di Jakarta, Rabu, 18 April 2018.
Dalam hajatannya ini perseroan juga menjatahkan saham kepada karyawan sebanyak – banyaknya 2 juta lembar dari saham IPO melalui program Employee Stock Allocation (ESA).
Rencananya, Hermina akan mengalokasikan dana hasil IPO, masing – masing sebesar 25% untuk pengembangan rumah sakit baru, pembelian peralatan medis, serta penurunan hutang. “Kemudian dana juga akan dipakai untuk pembiayaan kegiatan operasional sehari – hari perseroan,”jelasnya.
Dalam aksi korporasinya ini, perseroan menunjuk PT Citigroup Sekuritas Indonesia, PT Credit Suisse Sekuritas Indonesia, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, dan PT Mandiri Sekuritas sebagai pelaksana emisi efek (joint lead underwriters/JLUs).
Masa penawaran awal (bookbuilding) rencananya akan berlangsung pada tanggal 18-26 April 2018. Pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan dapat terbit pada tanggal 7 Mei 2018. Adapun pelaksanaan penawaran umum akan dilaksanakan pada tanggal 9-11 Mei 2018.
“Dan kami berharap saham Hermina ini bisa dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 16 Mei 2018″pungkas Hendra. (*)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More