Jakarta – PT Helios Informatika Nusantara (Helios), perusahaan penyedia infrastruktur digital asal Indonesia, resmi ditunjuk sebagai distributor Amazon Web Services (AWS), perusahaan asal Amerika Serikat yang bergerak di bidang cloud computing, pengelolaan, dan pemeliharaan infrastruktur digital.
Kerja sama antara Helios dan AWS telah berlangsung sejak Februari 2025. Helios menjadi perusahaan pertama dari Indonesia yang menjalin kemitraan sebagai distributor resmi AWS. CEO Helios, Royani Lo, menyambut baik kolaborasi ini.
“Apa yang membuat Helios itu terpilih? Tentu ada nilai lebih yang kami punya, sehingga teman-teman AWS melihat Helios yang paling cocok untuk grow bersama mereka di market Indonesia,” ujar wanita yang biasa disapa Poni, Jumat, 25 April 2025.
Baca juga: Helios dan Microsoft Luncurkan Layanan Berbasis Cloud
Poni menilai Helios memiliki keunggulan dalam memahami pasar teknologi, khususnya artificial intelligence (AI) dan cloud computing di Indonesia. Perusahaannya juga berkomitmen untuk memajukan infrastruktur digital Tanah Air melalui pemanfaatan teknologi tersebut.
Kolaborasi dengan AWS diharapkan bisa menjadi titik awal untuk mengembangkan fondasi teknologi di Indonesia.
“Dengan value yang kami punya, kami tentu sangat berharap bahwa Indonesia akan maju dan bisa mengadopsi AI. Bukan cuma kita sebagai users, tapi benar-benar korporasi juga bisa adopsi untuk mentransformasi bisnisnya,” tegas Poni.
Baca juga: Bos IBM Ungkap Sederet Tantangan Perusahaan RI Adopsi Teknologi AI
Selaras dengan Poni, Country Manager AWS Indonesia, Anthony Amni, menyampaikan harapannya atas kemajuan Indonesia di sektor teknologi. Menurutnya, AWS membutuhkan mitra yang siap bekerja keras untuk mewujudkan visi tersebut.
“Kalau berkaitan dengan misi kami, ini kenapa kami melihat sangat penting untuk kami bisa punya distributor yang bisa ikut ‘berlari’,” tegas Anthony.
Anthony menilai Helios unggul dalam sejumlah aspek dibandingkan kompetitor, mulai dari jaringan mitra yang luas, pemahaman pasar lokal, hingga kultur kerja yang sejalan dengan AWS.
Anthony pun berharap kemitraan antara Helios dan AWS dapat berkontribusi dalam membentuk masa depan Indonesia yang lebih baik melalui kemajuan teknologi. (*) Mohammad Adrianto Sukarso
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More