Jakarta – Helios Informatika Nusantara meluncurkan layanan berbasis Cloud atau komputasi awan bernama Helios Cloud hasil kerjasama dengan Microsoft.
Helios Cloud adalah layanan Cloud untuk Platform (Paas) dan infrastruktur (Laas) Tl hasil kolaborasi dengan Microsoft Azure untuk kebutuhan komputasi, analitik, penyimpanan, dan jaringan.
Helios Cloud juga berbasis Cloud (SaaS) yaitu Office 365 seperti email, word, excel dan powerpoint yang dapat menunjang produktivitas kerja serta memberikan fleksibilitas dalam mengakses data dan dokumen secara virtual dimanapun. Selain itu, dengan layanan backup as a service dan disaster recovew as a service, Helios Cloud akan meminimalisir risiko kehilangan data.
Saat ini, Helios Cloud menyasar bisnis dari berbagai sektor industri, terutama Usaha Kecil dan Menengah (UKM) seperti perusahaan perusahaan start up.
Presiden Direktur Helios PT Helios Informatika Nusantara, Deddy Sudja, mengatakan bahwa tren penggunaan Cloud terus meningkat dari tahun ke tahun, namun masih terdapat kendala seperti kemungkinan kendala teknis dan dukungan lokal yang memiliki responsivitas tinggi terhadap kebutuhan pelanggan.
“Untuk mengatasi hal itu, Helios Cloud dilengkapi rangkaian produk dan fitur lengkap yang diperkuat oleh dukungan teknis lokal 24×7 dan fleksibilitas pembayaran. Helios juga dapat menjadi konsultan dari perusahaan bisnis untuk mentransformasi karyawannya secara sistem dan cara kerja agar dapat beradaptasi di era digital,” ujar Deddy di Jakarta kemarin, 24 Januari 2018.
Sama halnya dengan Deddy, One Commercial Partner & Small Medium Corporatr (OCP&SMC) Director Microsoft Indonesia, Mulia Dewi Karnadi, mengatakan bahwa pergeseran lingkungan kerja tentunya telah menciptakan cara kerja baru. Ia pun berharap kerjasama dengan Helios dapat membantu lebih banyak pelanggan dalam mengembangkan bisnis.
“Menggunakan Office 365, pelanggan dapat bekerja dalam sebuah tim secara langsung dan membantu hal yang dilakukan dengan lebih cepat,” ungkap Mulia Dewi. (*)
Poin Penting Transaksi ziswaf melalui Muamalat DIN naik 24,75% secara tahunan hingga akhir 2025, menunjukkan… Read More
Poin Penting BEI mencatat 8 perusahaan dalam pipeline IPO 2026, terdiri dari 5 perusahaan aset… Read More
Poin Penting BI dan Kemenkeu sepakat lakukan debt switching SBN Rp173,4 triliun pada 2026, sesuai… Read More
Poin Penting Askrindo menandatangani MoU dengan 20 biro travel di Jateng untuk memperluas perlindungan asuransi… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS stabil pada 23 Februari 2026, masing-masing di Rp3.047.000… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka menguat 0,12% ke level Rp16.868 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya… Read More