News Update

Heboh Korban Judi Online Bisa Jadi Dapat Bansos, Begini Tanggapan OJK

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Muhadjir Effendy, mengungkapkan pernyataan bahwa korban judi online (judol), bisa menjadi target bantuan sosial (bansos).

Terkait topik ini, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, mengaku ingin melihat sisi positifnya terlebih dahulu. Meskipun begitu, ia menyadari ada pro-kontra dari pernyataan sang menteri.

“Sebenarnya ya, kalau sesuatu yang baik, ya pasti kita dukung. Tapi sebenarnya kan, itu jadi pro and contra ya,” tutur Kiki, sapaan akrabnya, pada Jumat, 14 Juni 2024.

Kiki paham, bahwa ada masyarakat yang merasa korban judol layak mendapat bantuan karena sedang berada dalam situasi sulit. Namun, ada juga yang tidak setuju karena uang bansos ini malah bisa dimanfaatkan kembali untuk judol.

Baca juga: Tegas! Airlangga Sebut Korban Judi Online Tak Dapat Bansos

Yang pasti, Kiki menegaskan bahwa OJK akan selalu mengedukasi masyarakat mengenai bahaya dari judol. Ia sadar betapa bahayanya judol jika terus dibiarkan.

“Kalau kita dari OJK lebih mendorong untuk edukasinya ya. Jangan sampai orang itu terjerat judi online. Karena, biasanya ketika udah judi tuh, barang di rumah bisa dijual. Apalagi, kalau cuma ada fasilitas utang kayak pinjol dan lain, mereka pasti pakai,” tambahnya.

Sebagai penutup, Kiki juga berterima kasih kepada media dan wartawan yang membantu OJK dalam mengedukasi pembacanya, terkait bahaya dari judol.

Pernyataan Menko PMK dan Menko Perekonomian

Sebelumnya, Menko PMK Muhadjir Effendi mengungkapkan kalau ia merasa korban judol bisa saja mendapat bansos. Alasannya, kegiatan ini dapat semakin memiskinkan masyarakat dan sudah memakan banyak korban, sehingga Muhadjir merasa kalau pemerintah perlu turun tangan untuk membantu mereka.

“Sudah banyak korban dan juga tidak hanya segmen masyarakat tertentu, misalnya masyarakat bawah saja, tapi juga masyarakat atas mulai banyak yang termasuk kalangan intelektual, kalangan perguruan tinggi, juga banyak yang kena juga,” ujar Muhadjir di Istana Presiden pada Kamis, 13 Juni 2024.

Baca juga: Peringatan Keras Jokowi Soal Judi Online: Kehilangan Harta Benda hingga Keluarga

Namun, berbeda dengan Muhadjir, Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, justru menolak menjadikan korban judol sebagai penerima bansos. Ia tidak mau menyamakan mereka dengan ojek online (ojol).

“Wah kalau judi online itu judol namanya. Kalau judol nggak dapet fasilitas (bansos) seperti ojol,” kata Airlangga kepada wartawan di Jakarta, Jumat, 14 Juni 2024.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri menegaskan, pemerintah secara serius akan memberantas dan memerangi perjudian online. Jokowi berujar, saat ini sudah lebih dari 2,1 juta situs judol yang ditutup pemerintah. (*) Mohammad Adrianto Sukarso

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

5 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

6 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

9 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

12 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

17 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

17 hours ago