Nasional

Heboh Gaji Ahok di Pertamina, Ternyata Kekayaannya Setahun Naik Rp15 M, Segini Totalnya

Jakarta – Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab di sapa Ahok, kembali menjadi perbincangan di media sosial. Setelah sebelumnya diperbincangkan akan menjadi Direktur Utama PT Pertamina, sekarang giliran gaji Ahok yang dianggap terlalu besar yang membuat warganet geger.

Saat ini, Ahok tengah menjabat sebagai Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina. Kabarnya, dia menerima gaji mencapai Rp8,3 miliar per bulan, termasuk gaji, tunjangan hingga bonus.

Baca juga: Jadi Tersangka Suap, Segini Kekayaan Kepala Basarnas Henri Alfiandi, Punya Pesawat Pribadi

PT Pertamina pun buka suara terkait dengan gaji Ahok yang terlanjur viral tersebut. Mereka menyanggah bahwa gaji Ahok sebagai Komut Pertamina tak mencapai miliaran rupiah.

“Dalam pemberitaan disebutkan bahwa honorarium (gaji) komisaris disebutkan mencapai miliaran rupiah per bulan, hal itu tidak benar,” ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso dikutip Sabtu, 5 Agustus.

Terlepas dari besaran gaji tersebut, faktanya kekayaan Ahok selama menjabat Komut Pertamina trennya selalu naik.

Dilansir dari Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN), harta kekayaan Ahok melonjak sekitar Rp15 miliar dibandingkan dengan tahun lalu.  

Berdasarkan pada laporan tahun 2021, harta kekayaan Ahok berada di angka Rp38.591.173.894. Sedangkan pada data 2022 harta kekayaan Ahok naik sekitar Rp15 miliar atau menjadi Rp53.667.208.314.

Baca juga: Geser Raffi Ahmad, Ini Sumber Kekayaan Rey Utami yang Ditaksir Rp4,7 T

Berikut daftar harta kekayaan Ahok pada 2016-2022:

Rp26.141.172.296 tahun 2016 posisi Gubernur DKI Jakarta Periode 2017 -2022.

Rp50.154.930.816 tahun 2019 posisi Komisaris Utama Pertamina.

Rp59.323.839.726 tahun 2020 posisi Komisaris Utama Pertamina.

Rp38.591.173.894 tahun 2021 posisi Komisaris Utama Pertamina.

Rp53.667.208.314 tahun 2022 posisi Komisaris Utama Pertamina.

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

3 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

3 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

4 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

8 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

17 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

17 hours ago