Snapshot

Hasil RUPST BSI, Hery Gunardi Ditetapkan Kembali sebagai Dirut BSI

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2023, di Jakarta, Jum’at 17 Mei 2024.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2023, di Jakarta, Jum’at 17 Mei 2024.
Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), Hery Gunardi (dua dari kiri) didampingi Wakil Direktur Utama BSI Bob Tyasika Ananta (paling kiri), Wakil Komisaris Utama/Independen BSI Adiwarman Azwar Karim (tiga dari kiri) dan Ketua Dewan Pengawas Syariah BSI Prof. Dr. KH. Hasanudin (paling kanan) berbincang bersama sesaat sebelum pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2023, di Jakarta, Jum’at 17 Mei 2024.

Hery Gunardi kembali ditetapkan sebagai Direktur Utama BSI dan menyatakan melanjutkan Transformasi setelah merger Tahun 2021.RUPST juga memutuskan membagikan dividen tunai sebesar 15% (lima belas persen) dari laba bersih perseroan pada Tahun 2023, atau sekitar Rp855.561.466.388,- ekuivalen dengan Rp18,54 per lembar saham.

M Zulfikar

Recent Posts

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

26 mins ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

1 hour ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

2 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

2 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

3 hours ago

Bangkrut Akibat Kredit Macet, Bank Ayandeh Iran Tinggalkan Utang Rp84,5 Triliun

Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More

3 hours ago