Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom dan Co-Founder & Dewan Pakar Institute of Social, Economic & Digital (ISED)
EKONOMI global telah dihantam oleh invasi Rusia ke Ukraina. Pertumbuhan ekonomi global terhenti pada triwulan II-2022, dan indikator di banyak ekonomi kini menunjukkan periode pertumbuhan yang masih rendah.
Perang telah mendorong harga energi dan makanan secara substansial, memperburuk tekanan inflasi pada saat biaya hidup sudah meningkat pesat di seluruh dunia. Pertumbuhan ekonomi global diproyeksikan melambat dari 3% pada 2022 menjadi 2,25% pada 2023, jauh di bawah laju yang diperkirakan sebelum perang.
Poin Penting Menkop menggandeng lintas K/L untuk mempercepat pembangunan gerai fisik Kopdes Merah Putih sesuai… Read More
Poin Penting Perdagangan internasional menghadapi tantangan besar, seperti volatilitas geopolitik, perubahan rantai pasok, dan munculnya… Read More
Poin Penting OJK optimistis kinerja perbankan 2026 membaik, didorong perombakan manajemen di banyak bank. Pertumbuhan… Read More
Poin Penting Inflasi tinggi dan anjloknya nilai tukar rial memicu aksi protes massal di berbagai… Read More
Poin Penting KPK mengungkap kerugian negara hingga Rp59 miliar akibat pengurangan kewajiban PBB PT Wanatiara… Read More
Oleh The Finance Team NAMANYA bank, sudah pasti ada kredit macet. Kalau tidak mau macet,… Read More