Harga Saham RATU, KSIX, dan YOII Kompak Hijau Usai IPO, Ada yang Sentuh ARA

Jakarta – Harga saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT Kentanix Supra International Tbk (KSIX), dan PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) kompak menguat usai melangsungkan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini (8/1).

Harga Saham RATU

Harga saham RATU meningkat hingga 24,78 persen ke level Rp1.435 per saham atau berhasil menyentuh auto rejection atas (ARA) dari harga penawaran Rp1.150 per saham.

Usai pencatatan saham, sebanyak 935 saham RATU diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 383 kali, serta total nilai transaksi mencapai Rp138,17 juta. 

Harga Saham KSIX

Kemudian, untuk saham KSIX juga tercatat meningkat ke posisi Rp540 per saham atau naik 19,47 persen dari harga penawaran awal Rp452 per saham.

Baca juga: OJK Tengah Siapkan Modul Kurikulum Pasar Saham untuk Anak SD hingga SMA
Baca juga: BEI Catat 22 Perusahaan Antre IPO, Mayoritas Beraset Jumbo

Diketahui sebanyak 162 ribu saham KSIX telah diperdagangkan, dengan frekuensi perdagangan mencapai tiga ribu kali, dan nilai transaksi tercatat Rp8,6 miliar.

Harga Saham YOII

Untuk saham YOII turut mencatatkan pergerakan saham yang positif, di mana harga sahamnya naik sebanyak 26 persen ke posisi Rp126 per saham dari harga sebelumnya Rp100 per saham.

Meski meningkat lebih dari 20 persen, harga saham YOII tidak dikategorikan ARA, karena harga saham dalam rentang Rp50-200 per saham, memiliki batas ARA 35 persen.

Saham YOII yang telah diperdagangkan sebanyak 281 ribu saham, dengan frekuensi tercatat tiga ribu kali, dan nilai transaksi sebesar Rp3,37 miliar. (*)

Baca juga: Bos BEI Pede IPO 2025 Bakal Ramai, Ini Pendorongnya
Baca juga: Begini Aturan Terbaru BEI Soal PPN 12 Persen terhadap Transaksi Bursa

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

IHSG Dibuka Menguat 0,61 Persen ke Posisi 7.351

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,61 persen ke level 7.351,99 pada awal perdagangan, melanjutkan tren… Read More

36 mins ago

Rupiah Dibuka Menguat, Investor Terus Cermati Gencatan Senjata Konflik AS-Iran

Poin Penting Rupiah menguat tipis ke Rp17.083 per dolar AS di awal perdagangan, didorong pelemahan… Read More

52 mins ago

Harga Emas Antam, Galeri24, dan UBS Hari Ini (10/4) Anjlok Berjamaah, Cek Rinciannya

Poin Penting Harga emas di Pegadaian pada 10 April 2026 kompak turun untuk tiga produk:… Read More

56 mins ago

IHSG Berpeluang Menguat, Ini Katalis Penggeraknya

Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan penguatan pada awal pekan, dengan level support 7.084–7.191 dan resistance… Read More

1 hour ago

Tandatangani Kerja Sama, Pemkab Serang Resmi Pindahkan RKUD ke Bank Banten

Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More

10 hours ago

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

12 hours ago