Harga Saham GUNA Sentuh ARA, Melesat 34,67 Persen

Jakarta – Harga saham PT Gunanusa Eramandiri Tbk (GUNA) mengalami peningkatan sebanyak 34,67 persen ke level Rp202 per saham dari harga penawaran awal Rp150 per saham atau berhasil menyentuh auto rejection atas (ARA).

Berdasarkan RTI Business pukul 10.00 WIB, GUNA sebagai emiten produsen makanan dan kacang-kacangan, mencatat sebanyak 18,44 juta saham GUNA diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak tiga ribu kali, serta total nilai transaksi mencapai Rp3,73 miliar. 

Baca juga: Harga Saham BLES, ISEA, dan GOLF Kompak Menguat, Ada yang Sentuh ARA

Selain itu, harga saham GUNA, usai melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) tercatat bergerak dalam rentang Rp202 per saham sebagai level tertingginya.

Dalam IPO tersebut, GUNA memperoleh pooling sebesar 13.374.994.800 lembar saham dari target sebanyak 500 juta lembar saham baru atau setara maksimal 20 persen saham untuk publik.

Di mana, harga yang dipatok dalam IPO ini adalah sebesar Rp150 per lembar saham, sehingga GUNA berhasil memperoleh dana segar sebanyak Rp75 miliar.

Nantinya, seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Perdana Saham ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi seluruhnya akan digunakan oleh Perseroan untuk modal kerja atau operational expenditure (opex) Perseroan.

Baca juga: BEI Sebut Ada 2 Perusahaan Besar di Pipeline IPO, Ini Bocorannya

Opex tersebut untuk pembiayaan kebutuhan operasional Perseroan, antara lain untuk pembelian bahan baku kacang almond dan kacang tanah.

Dasar pertimbangan Perseroan menggunakan dana dari hasil Penawaran Umum ini untuk membeli bahan baku kacang almond dan kacang tanah yang mana keduanya adalah bahan baku utama Perseroan. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Volume Trading Tokenisasi Aset di PINTU Meningkat, 3 Aset Ini Paling Diminati

Poin Penting Volume trading tokenisasi aset di platform PINTU meningkat 45% secara bulanan pada Februari… Read More

2 hours ago

Pemerintah Lakukan Efisiensi Anggaran K/L untuk Cegah Defisit Tembus 3 Persen

Poin Penting Pemerintah akan melakukan efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga untuk mencegah defisit APBN melampaui batas 3… Read More

3 hours ago

Ramai di TikTok soal Ekonomi RI Hancur, Menkeu Purbaya Angkat Bicara

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyindir kritik yang menyebut ekonomi Indonesia hancur dan… Read More

3 hours ago

Askrindo Dukung Mudik Gratis BUMN 2026 lewat Moda Transportasi Laut

Poin Penting Askrindo berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026 untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan… Read More

4 hours ago

AAJI Gelar Konferensi Pers Laporan Kinerja Industri Asuransi Jiwa Periode Januari – Desember 2025.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More

5 hours ago

Perkuat Ekspansi Kredit Berkualitas, Mastercard Kolaborasi dengan CLIK Indonesia

Poin Penting Mastercard dan CLIK Credit Bureau Indonesia menjalin kerja sama untuk memperkuat ekspansi kredit… Read More

5 hours ago