Harga Saham BLES, ISEA, dan GOLF Kompak Menguat, Ada yang Sentuh ARA

Jakarta – Harga saham PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES), PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA), dan PT Intra Golflink Resorts Tbk (GOLF) kompak menguat usai melangsungkan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini (8/7).

Berdasarkan statistik RTI Business pukul 10.00 WIB, harga saham BLES sebagai perusahan ke-28 yang tercatat meningkat hingga 34,43 persen ke level Rp246 per saham atau berhasil menyentuh auto rejection atas (ARA) dari harga penawaran Rp183 per saham.

Lalu, sebanyak 100,92 juta saham BLES diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak delapan ribu kali, serta total nilai transaksi mencapai Rp24,74 miliar. 

Baca juga: BEI Catat 24 Emiten Antre IPO, 6 di Antaranya Beraset Jumbo

Harga saham BLES, usai IPO tercatat bergerak dalam rentang Rp224 per saham sebagai level terrendahnya hingga Rp246 per saham sebagai level tertingginya.

Selanjutnya, ISEA sebagai perusahaan yang bergerak di bidang makanan dan masakan olahan turut mencatat penguatan sebanyak 20 persen atau setara dengan 50 poin menjadi Rp300 per saham dari harga penawaran Rp250 per saham.

Kemudian, sebanyak 83,07 juta saham ISEA diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 17 ribu kali, serta total nilai transaksi mencapai Rp24,05 miliar. Di mana, harga saham tersebut sempat bergerak dalam rentang Rp250-304 per saham.

Baca juga: Kinerja Solid, Harga Saham TUGU Lanjutkan Tren Penguatan

Terakhir, emiten Tommy Soeharto GOLF pun mencatat kenaikan sebesar 26 persen ke level Rp252 per saham atau meningkat 52 poin dari harga penawaran awal Rp200 per saham.

Adapun, sebanyak 590,39 juta saham GOLF diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 45 ribu kali, serta total nilai transaksi mencapai Rp146,91 miliar. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

5 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

10 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

10 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

10 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

11 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

11 hours ago