Customer Engagement and Market Analyst Department Head BRI Danareksa Sekuritas, Chory Agung. (Tangkapan layar Zooom meeting: Khoirifa)
Jakarta – Harga saham PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) sebagai bagian dari BRI Group tercatat mengalami pertumbuhan sebanyak 21,69 persen dalam sebulan terakhir di posisi Rp232 per saham.
Customer Engagement and Market Analyst Department Head BRI Danareksa Sekuritas, Chory Agung, mengatakan bahwa, penguatan saham tersebut didukung oleh adanya pergerakan investor asing yang mencatatkan net foreign buy Rp2,5 miliar pada April 2025.
“Jadi memang sudah mulai pulih dari pergerakan harga sahamnya semenjak dari bulan April gitu ya dan juga hari ini sudah menguat sekitar 21,69 persen. Nah, ini juga kita lihat didorong oleh pergerakan dari investor asing,” ucap Chory dalam Investalk Series secara virtual di Jakarta, Jumat, 16 Mei 2025.
Meski begitu, harga saham AGRO pada perdagangan hari ini (16/5) ditutup melemah 1,71 persen ke posisi Rp230 per saham dan secara year-to-date (YtD) pun masih turun tipis 0,86 persen.
Baca juga: Cara Bank Raya Tingkatkan Inklusi Keuangan Masyarakat
Chory menyebut, pergerakan saham AGRO secara harian sebenarnya memang telah memberikan tanda-tanda pembalikan arah tren ya atau pembalikan secara reversal.
“Ini juga terlihat bahwa dari sisi indikator ya, moving average sudah golden cross semenjak dari pertengahan April kemarin ya, sudah golden cross, dan saat ini potensi peningkatan di grafik daily itu menuju di level sekitaran 246 sampai 276 gitu ya,” imbuhnya.
Adapun kinerja keuangan AGRO untuk kuartal I 2025 tercatat positif dengan laba bersih melonjak 84,7 persen menjadi Rp16,92 miliar, ditopang dari peningkatan pendapatan bunga sebesar 12,6 persen YoY menjadi Rp286,93 miliar dengan kunci pertumbuhan, yakni pendapatan bunga kredit yang tumbuh 17,35 persen yoy menjadi Rp203,98 miliar.
Baca juga: Bank Raya (AGRO) Catat Pertumbuhan Laba 29,4 Persen di Kuartal III-2023
Tidak hanya itu, penyaluran kredit digital selama kuartal I-2025 juga tercatat mencapai Rp6,3 triliun atau tumbuh 63,9 persen yoy dan transaksi Raya App meningkat 57,1 persen yoy yang mencapai 1,1 juta transaksi. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More