Analisis

Harga Minyak Dunia Melambung, Pemerintah Akan Revisi ICP

Jakarta– Tren harga minyak dunia yang terus meningkat membuat Pemerintah berniat untuk merevisi asumsi harga minyak Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) pada saat mengajukan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2018.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati setelah menghadiri High Level Conference bertajuk New Growth Models in a Changing Global Landscape yang diselenggarakan bersama oleh BI dan IMF, di Hotel Fairmont Jakarta. Sebagai informasi, hingga Minggu ini saja tren kenaikan harga minyak dunia yang menyentuh USD60 hingga USD 65 per barel.

“Kita akan menghitungnya bersama dengan Menteri ESDM dan Menteri BUMN. Dan saat ini kita sudah melakukan terus untuk mengidentifikasi berapa jumlah deviasi dari apa yang ada di UU APBN dengan apa yang terjadi,” kata Sri Mulyani di Fairmont Jakarta, Selasa 27 Febuari 2018.

Baca juga: Gejolak Politik Arab Lambungkan Harga Minyak

Namun sejauh ini Pemerintah masih menjalankan asumsi yang telah ditetapkan pada APBN 2018 lalu yakni asumsi harga minyak di USD 48 per barel. Dalam asumsi tersebut juga tercatat jumlah subsidi yang diberikan untuk bahan bakar minyak (BBM), LPG 3 kg, maupun listrik 450 volt ampere (VA) dan 900 VA.

Sri Mulyani juga mengaku, untuk keputusan perubahan ICP akan dibahas dalam laporan APBN semester yang akan disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada pertengahan tahun.

“Tentu saja nanti akan dilihat kemampuan dari APBN sendiri atau PLN dan Pertamina untuk meng-absorb perbedaan itu,” tukas Sri Mulyani.(*)

Suheriadi

Recent Posts

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

13 mins ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

1 hour ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

1 hour ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

1 hour ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

2 hours ago

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

4 hours ago