Jakarta–Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS pada perdagangan hari ini (6/6) diperkirakan akan melanjutkan tren apresiasi, seiring dengan potensi berlanjutnya tren penguatan harga minyak mentah dunia yang berimbas pada kenaikan harga sejumlah komoditas.
“Kembali melemahnya Dolar AS diharapkan dapat bertahan di awal pekan ini, sehingga bisa membuat Rupiah melanjutkan pergerakan positif,” ujar analis PT NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada di Jakarta, Senin, 6 Juni 2016.
Dia mengungkapkan, bahwa jika dilihat secara teknikal pergerakan Rupiah terhadap Dolar AS menunjukkan adanya tren pembalikan arah menguat. “Namun, masih harus dikonfirmasi kembali seberapa kuat tren tersebut untuk mempertahankan kenaikan Rupiah,” tukasnya.
Reza menyebutkan, pada perdagangan hari ini support Rupiah diperkirakan berada di level 13.620, sedangkan target resistance terdekat di posisi 13.608. “Namun, tetap cermati sentimen yang ada terhadap laju Rupiah,” ucap Reza.
Dia menilai, pergerakan Rupiah pada perdagangan di akhir pekan kemarin berada di zona hijau yang memanfatkan penguatan harga minyak mentah dunia. “Kembali menguatnya harga minyak mentah memberi sentimen positif pada pasar komoditas,” paparnya.
Sehingga, kondisi tersebut membuat laju Dolar AS kembali mengalami pelemahan yang akhirnya berimbas positif pada pergerakan Rupiah. “Sebelumnya kami sampaikan bahwa minimnya sentimen membuat Rupiah masih di bawah bayang-bayang pelemahan,” tutup Reza. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More