Moneter dan Fiskal

Harga Komoditas Hingga Asian Games Bakal Dongkrak Ekonomi RI

Jakarta – Pertumbuhan ekonomi RI di 2018 akan melanjutkan tren perbaikan yang akan ditopang oleh beberapa faktor yakni kenaikan harga komoditas global, pemilihan umum kepala daerah (pilkada) hingga ajang Asian Games.

Ekonom UOB Indonesia, Enrico Tanuwidjaja mengatakan, perbaikan harga komoditas global akan menjadi faktor utama yang mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun ini. “Karena, ekonomi kita berbasis komoditas, maka kalau komoditas, efeknya menyebar ke industri la‎in,” ujarnya di Jakarta, Kamis, 22 Februari 2018.

Dia mengungkapkan, pada 2014 lalu Presiden Joko Widodo menginginkan pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 7 persen. “Namun, keadaan di 2014 tidak terlalu baik, harga minyak dunia bergejolak dan termasuk juga ada spekulasi harga-harga minyak yang men-drive harga, bahkan secara riil berbau bubble,” ucapnya.

Baca juga: Perkuat Stabilitas Ekonomi, BI Optimis Indonesia Jauh Dari Krisis

Di tengah peningkatan harga minyak tersebut, kata dia, terjadi penarikan likuiditas oleh investor asing serta capital outflow terhadap dana-dana yang masuk melalui kebijakan quantitative easing AS. “Harga komoditas turun, ekonomi kita pertumbuhannya melambat,” tegasnya.

Kendari demikian, tambah dia, penurunan harga komoditas mencapai harga terendah pada tahun 2016 lalu dan berbalik merangkak naik di 2017 hingga awal tahun ini. “Saya rasa ada gelombang kedua, seperti sektor manufaktur yang mulai melambat,” imbuhnya.

Dia menyebutkan, selain kenaikan harga komoditas, kontibutor lain yang bakal menopang perbaikan pertumbuhan ekonomi 2018 adalah agenda Pilkada, Asian Games dan Annual Meeting IMF di Indonesia. “Ini bisa meng-generate pertumbuhan ekonomi mulai dari sektor pariwisata, pariwisata dan lainnya,” tutupnya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Laba CIMB Niaga (BNGA) 2025 Tumbuh Tipis jadi Rp6,93 Triliun

Poin Penting CIMB Niaga mencatat laba bersih Rp6,93 triliun pada 2025, tumbuh tipis 0,53% secara… Read More

15 mins ago

OJK dan Inggris Luncurkan Kelompok Kerja Pembiayaan Iklim, Ini Targetnya

Poin Penting OJK dan Pemerintah Inggris Raya membentuk Kelompok Kerja Pembiayaan Iklimuntuk mempercepat pembiayaan iklim… Read More

52 mins ago

IHSG Ditutup Lanjut Merosot 1,04 Persen, Ini Penyebabnya

Poin Penting IHSG ditutup turun 1,04 persen ke level 8.235,26 akibat sentimen negatif dari kebijakan… Read More

1 hour ago

Pikap India Mulai Didistribusikan ke Kopdes Merah Putih, Disaksikan Wakil Panglima TNI

Poin Penting: Pikap India Mahindra Scorpio telah diserahkan ke Kopdes Merah Putih di Surabaya dengan… Read More

1 hour ago

BEI Bidik 50 Ribu Investor Syariah Baru di 2026

Poin Penting Investor syariah melakukan 30,6 miliar saham dengan frekuensi 2,7 juta kali pada 2025.… Read More

2 hours ago

OJK Setujui Penggabungan 4 BPR Menjadi PT BPR Nusamba Tanjungsari

Poin Penting OJK menyetujui merger empat BPR di Priangan Timur menjadi PT BPR Nusamba Tanjungsari… Read More

2 hours ago