Ilustrasi: Logam mulia emas. (Foto: istimewa)
Jakarta – Harga emas menguat di pekan ini mendekati $1270. Hal ini dipicu oleh kombinasi beberapa faktor antara lain melemahnya dollar dan harapan peningkatan suku bunga Fed di bulan Desember yang sedikit menurun.
Harga emas juga diperkuat oleh peningkatan ketidakpastian menjelang pilpres AS dan isu Brexit yang memicu gelombang penghindaran risiko. Hal inimembuat pesona logam mulia ini pun semakin cemerlang.
Jameel Ahmad, Analyst Research FXTM mengatakan, melemahnya dollar memberi peluang bagi Emasyang membuat harga emas menguat untuk mengarah ke $1270. Harga emas berpotensi semakin menguat apabila investor bullish berhasil mencapai penutupan harian di atas 200 SMA harian.
“Dari sudut pandang teknikal, walaupun Emas masih bearish di rentang waktu harian, relief rally saat ini dapat mengantarkan harga menuju level resistance $1285 sebelum penjual kembali merebut kendali” ujar Jameel.(*) (Baca juga : Harga Minyak Mentah WTI Dibawah U$51)
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More