Nasional

Harga Emas Global Diprediksi Tembus USD10.000 per Troy Ons

Jakarta – Pergerakan harga emas global diproyeksikan menembus di level 10.000 dolar Amerika Serikat (AS) per troy ons atau sekitar Rp168,38 juta (kurs Jisdor Rp16.838 per dolar AS) pada 2030.

Ekonom Keuangan dan Praktisi Pasar Modal Dr Hans Kwee memproyeksikan harga emas di tingkat global dapat menembus level USD10.000 per troy ons atau sekitar Rp168,38 juta (kurs Jisdor Rp16.838 per dolar AS) dalam empat tahun mendatang atau 2030.

“Emas itu 2030 diperkirakan masuk ke 10.000 dolar AS per troy ons, tapi ini masih empat tahun lagi dari sekarang. Tapi tahun ini saja targetnya 5.400 (dolar AS per troy ons) emas,” kata Hans Kwee, dikutip Antara, Jumat, 23 Januari 2026. 

Ia menjelaskan, lonjakan harga emas global akan didorong oleh berbagai sentimen, antara lain perekonomian global yang melemah, kebijakan moneter yang akomodatif, dan risiko geopolitik yang tinggi.

Baca juga: Update Harga Emas Hari Ini: Galeri24 dan UBS Kompak Anjlok, Antam Meroket

Selain itu, lanjutnya, pembelian emas besar-besaran oleh bank sentral, meningkatnya ekspektasi penurunan nilai dolar AS, serta meningkatnya permintaan dari sektor swasta.

“Jadi orang rame-rame beli emas,” jelasnya.

Ia menilai, meningkatnya ketegangan geopolitik telah menyebabkan investor mengalihkan aset investasi mereka ke emas, dari instrumen investasi lain terutama mata uang dolar AS.

“Pasca perang Rusia dan Ukraina, dolar Rusia dibekukan, sehingga dunia itu menyadari kita nggak bisa megang dolar lagi,” bebernya.

Selain itu, pasca Donald Trump menjadi Presiden AS, Ia menjelaskan bahwa perang dagang telah merugikan investor, yang menyebabkan mereka semakin meninggalkan instrumen mata uang dolar AS dan beralih ke instrumen emas.

Baca juga: Tren Kenaikan Harga Emas, Angin Segar bagi Bisnis Pergadaian

Tidak hanya investor, lanjutnya, berbagai bank sentral dunia pun turut melakukan aksi beli instrumen emas.

“Jadi kenaikan emas itu bukan cuma karena geopolitik, tetapi karena dunia sedang berubah, meninggalkan dolar (AS) dengan memegang emas,” pungkasnya.

Sementara itu, di dalam negeri harga emas untuk produk Galeri24 dan UBS yang diperdagangkan pada Jumat, 23 Januari 2026 masih cukup tinggi.

Berdasarkan laman Sahabat Pegadaian, ‎harga jual emas Galeri24 berada di level Rp2.833.000 per gram. Begitu juga dengan harga emas UBS yang kini di angka Rp2.870.000.

Begitu juga dengan harga emas Antam yang meroket Rp90.000 menjadi Rp2.880.000 per gram dibanding kemarin. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

OJK Hormati Putusan KPPU atas 97 Pindar, Fokus Jaga Stabilitas Industri

Poin Penting OJK menghormati putusan KPPU yang menjatuhkan sanksi kepada 97 pindar atas pelanggaran persaingan… Read More

11 hours ago

Kinerja Ciamik, Hartadinata Abadi (HRTA) Raih Pendapatan Rp44,55 T di 2025

Poin Penting Kinerja melonjak signifikan, pendapatan HRTA naik 144,39% menjadi Rp44,55 triliun dan laba bersih… Read More

12 hours ago

Celios Nilai Dana SAL Bisa Dialokasikan untuk Jaga Defisit APBN

Poin Penting SAL dinilai penting sebagai bantalan APBN untuk mengantisipasi pelebaran defisit akibat lonjakan subsidi… Read More

13 hours ago

Banyak yang Tunggu THR Lalu Resign, Ini Penjelasan Sebenarnya

Poin Penting Resign usai THR tidak signifikan, biasanya sudah direncanakan jauh hari dan dilakukan setelah… Read More

15 hours ago

Masih Bingung Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax? Simak Cara Mudahnya di Sini

Poin Penting Pelaporan lapor SPT Tahun Pajak 2025 baru mencapai 9,13 juta hingga 26 Maret… Read More

17 hours ago

Usai Blusukan, Prabowo Perintahkan Bangun Hunian Layak untuk Warga Pinggir Rel

Poin Penting Prabowo menginstruksikan pembangunan hunian layak bagi warga yang tinggal di pinggir rel usai… Read More

17 hours ago