Market Update

Harga Emas Antam Naik Lagi! Gara-Gara The Fed Kerek Suku Bunga?

Jakarta –  Harga emas Antam atau bersertifikat PT Aneka Tambang hari ini, Kamis, 27 Juli 2023, kembali mengalami kenaikan dibanding yang diperdagangkan kemarin, (26/7).

Misalnya, untuk emas Antam 24 karat dengan pecahan satu gram, hari ini dibanderol Rp1.076.000 atau naik Rp1.000 dibanding harga kemarin. 

Pun demikian dengan harga buyback. Hari ini, harga buyback mengalami kenaikan Rp1.000 menjadi Rp955.000 per gram.

Sementara, jika dikalkulasikan antara harga beli dan buyback emas Antam, selilihnya Rp121.000.

Lalu, untuk harga emas Antam dengan pecahan terkecil 0,5 gram, hari ini dijual Rp588.000.

Selanjutnya, untuk ukuran 2 dan 3 gram emas Antam masing-masing dibanderol Rp2.092.000 dan Rp3.113.000.

Kemudian emas Antam dengan ukuran 5 gram diperdagangkan di level Rp5.155.000.

Sesuai dengan PMK No. 34/PMK 10/2017, pembelian emas batangan akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9%. 

Artinya, jika ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, sebesar 0,45%, harus menyertakan nomor NPWP untuk transaksinya.

Baca juga: Hindari 5 Kesalahan Ini Saat Berinvestasi Emas, Bisa Bikin Boncos!

Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per Kamis (27/7/2023) dan belum termasuk pajak:

Harga emas 0,5 gram: Rp580.000

Harga emas 1 gram: Rp1.076.000

Harga emas 2 gram: Rp2.092.000

Harga emas 3 gram: Rp3.113.000

Harga emas 5 gram: Rp5.155.000

Harga emas 10 gram: Rp10.255.000

Harga emas 25 gram: Rp25.512.000

Harga emas 50 gram: Rp50.945.000

Harga emas 100 gram: Rp101.812.000

Harga emas 250 gram: Rp254.265.000

Harga emas 500 gram: Rp508.320.000

Harga emas 1.000 gram: Rp1.016.600.000

The Fed Naikkan Suku Bunga, Harga Emas Naik

Setelah bank sentral Amerika Serikat (AS), The Fed Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin, harga emas berjangka menguat pada akhir perdagangan Kamis pagi.

Melansir berbagai sumber, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange terangkat USD6,40 atau 0,33% menjadi menetap pada USD1.970,10 per troi ons, setelah menyentuh tertinggi di level USD1.976,30 dan terendah di posisi USD1.963,20.

Baca juga: Selain Emas, Ini 4 Pilihan Investasi yang Aman dan Paling Cuan, Cek di Sini!

Sebelumnya, emas berjangka juga naik tipis USD1,5 atau 0,08% menjadi USD1.963,70 pada Selasa, 25 Juli 2023, setelah terpangkas USD4,40 atau 0,20% menjadi USD1.962,20. 

Sementara, logam mulia menguat kemarin, karena imbal hasil obligasi pemerintah AS merosot bersama dengan dolar. Kemudian, memperpanjang kenaikan tersebut ke sesi perdagangan elektronik, karena investor mempertimbangkan keputusan The Fed mengerek suku bunga seperti yang diharapkan. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

9 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

10 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

12 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

16 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

21 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

21 hours ago