Ilustrasi: Batangan emas Antam. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (ANTM) atau Antam pada Selasa, 23 September 2025, mengalami kenaikan signifikan dibanding perdagangan kemarin.
Melansir data dari laman Logam Mulia pukul 08.16 WIB, harga emas batangan Antam 24 karat dengan pecahan satu gram terbang Rp41.000 dari level Rp2.123.000 menjadi Rp2.164.000.
Sementara, harga buyback emas Antam juga mengalami kenaikan Rp41.000 menjadi Rp2.011.000. Jika dikalkulasikan antara harga beli dan buyback emas Antam, selisihnya Rp153.000.
Baca juga: Bisnis Emas dan Haji Dorong Kinerja Solid, BSI Bukukan Laba Rp3,7 triliun
Lalu, untuk harga emas Antam dengan pecahan terkecil 0,5 gram, hari ini dijual di level Rp1.132.000.
Selanjutnya, untuk ukuran 2 dan 3 gram emas Antam masing-masing dibanderol Rp4.268.000 dan Rp6.377.000.
Kemudian, harga emas Antam dengan ukuran 5 gram diperdagangkan di level Rp10.595.000.
Sementara, sesuai dengan PMK No. 34/PMK 10/2017, pembelian emas batangan akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9 persen. Artinya, jika ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, sebesar 0,45 persen, harus menyertakan nomor NPWP untuk transaksinya.
Baca juga: Riset HSBC: Emas dan Kripto Jadi Pilihan Utama bagi Affluent Investor Indonesia
Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per Selasa (23/9/2025) dan belum termasuk pajak:
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More